“Mereka berharap situasi akan kembali seperti semula dan mencari zona nyaman yang lama. Padahal, masa depan tidak bisa dihadapi dengan peta jalan yang using,” ucapnya.
Sabinus berpesan, untuk melangkah ke depan, kita membutuhkan keberanian untuk melihat ke sekeliling dan bertanya “Apakah pemikiran dan kebiasaan yang saya miliki masih relevan untuk tantangan besok?”. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










