MAUMERE, FLORESPOS.net-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membangun 2 posko dalam mendistribusikan bantuan logistik baik dari pemerintah maupun lembaga dan perorangan yang memberikan bantuan bagi korban gempa Flores.
Kedua posko tersebut di bangun di Kota Maumere, Kabupaten Sikka untuk mendistribusikan logistik bagi korban gempa di Kabupaten Sikka, Kabupaten Ende dan Kabupaten Nagekeo.
Sementara satu posko di Labuan Bajo untuk melayani distribusi logistik bagi Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Ngada.
“Di bandara Halim Perdana Kusuma itu posko nasional. Jadi semua bantuan dipusatkan disitu baru didistribusikankepada 2 posko di Pulau Flores baik menggunakan pesawat maupun kapal laut,” sebut Kepala BNPB Letjen Suharyanto dalam keterangannya di Posko Tanggap Darurat Gempa Flores, Selasa (18/8/2026).
Suharyanto mengakui, sebetulnya logistiknya banyak hanya butuh waktu karena jarak pengirimannya dan harus lewat udara sehingga kapasitasnya terbatas untuk sekali angkut.
Sementara bila menggunakan kapal laut milik Angkatan Laut jumlahnya jauh lebih banyak namun perjalanannya dari Halim, Jakarta ke Labuan Bajo butuh waktu bisa lima hari.
“Barangnya banyak. Hari ini saja Hercules 3 kali penerbangan dari Halim ke Labuan Bajo 3 dan ke Maumere 2 kali. Setiap hari ada penerbangan mengangkut bantuan,” terangnya.
Suharyanti mengapresiasi karena di Kabupaten Sikka Satgas dan Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores sehingga bupati bertanggungjawab di tingkat kabupaten.
Ia mengatakan, karena wilayah yang terdampak lebih dari satu kabupaten maka Gubernur NTT juga menetapkan status darurat dan mengirimkan personelnya ke setiap kabupaten.
“Kami BNPB juga membentuk Satgas Nasional guna mendampingi sampai kondisi pulih di 7 kabupaten terdampak baik personil maupun logistik.Dari mulai tanggap darurat sampai rehabilitasi,” paparnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










