Wabup Domi Imbau Pedagang di Ende Tidak Naikkan Harga dan Timbun Barang di Tengah Situasi Bencana - FloresPos Net

Wabup Domi Imbau Pedagang di Ende Tidak Naikkan Harga dan Timbun Barang di Tengah Situasi Bencana

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Pasca gempa 7,7 SR yang terjadi pada Jumat 15 Agustus 2026 lalu warga Ende masih trauma karena masih terjadi gempa susulan. Kondisi ini berdampak pada aktivitas warga.

Saat ini warga masih berada diluar dan belum menjalankan aktivitasnya secara normal.

Wakil Bupati Ende, Dr Domi Mere secara tegas mengimbau kepada para pelaku usaha atau pedagang agar tidak memanfaatkan kesempatan di tengah bencana untuk meraup keuntungan.

“Pemerintah secara tegas mengimbau para pedagang dan pelaku usaha untuk tidak menaikkan harga barang kebutuhan pokok secara tidak wajar di tengah situasi bencana. Kondisi darurat tidak boleh dimanfaatkan untuk mencari keuntungan sepihak yang semakin membebani masyarakat terdampak”.

Tegas Wakil Bupati Ende kepada florespos.net, Kamis (20/8/2026) pagi.

Baca Juga :  Ombudsman NTT Tegaskan Petugas Kesehatan Tidak Boleh Menerima Fee Rujukan Pasien

Dr Domi Mere mengatakan pemerintah melalui instansi terkait akan terus memantau harga barang khususnya barang kebutuhan pokok di pasar dan toko.

Jika diketahui ada pedagang yang memanfaatkan kesempatan menaikkan harga maka akan ditindak tegas.

“Pemerintah melalui bapak Bupati dan Wakil Bupati, kami imbau tidak boleh ada kenaikan harga sembako. Dari sisi kemanusiaan ditengah bencana kita perlu perhatikan ini,” kata Wabup Domi Mere.

Dokter Domi Mere juga mengatakan pemerintah sudah bergerak menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat khususnya warga yang terdampak.

Saat ini perangkat pemerintah mulai dari desa dan kecamatan bergerak melakukan pendataan kerusakan rumah warga akibat gempa.

Data tersebut harus sesuai fakta dan segera dilaporkan ke posko tanggap darurat penanganan bencana Kabupaten Ende untuk diajukan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setelah dilakukan validasi di daerah.

Baca Juga :  Ansy-Jane dan Deo Do Menang di TPS Khusus Lapas Ende

“Kami mengimbau agar semua perangkat pemerintah camat, lurah, kades, RT, RW agar sesegera mungkin mendata seluruh warga terutama rumah- rumah yang  rusak karena gempa. Data itu harus disampaikan secara rill ada foto dan dilengkapi identitas pemilik rumah”.

Dikatakannya berdasarkan penyampaian dari Kepala BNPB saat kunjungan ke Ende, Rabu (19/8/2026) bahwa kerusakan rumah terdampak gempa yaitu rusak berat, sedang dan ringan.

Rumah yang rusak berat mendapat bantuan sebesar Rp 70 juta, rusak sedang Rp 30 juta dan rusak ringan Rp 15 juta. Namun uang tersebut tidak diberikan secara tunai tetapi diambil saat membeli material.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Dampak Gempa Flores, Tim SAR Gabungan Akselerasi Evakuasi Medis dan Penyisiran
Banyak Pengungsi Mandiri di Kabupaten Sikka Belum Tersentuh Bantuan
Duka di Aeramo, Nagekeo: Oma Kristina Dagomes Meninggal Akibat Syok, Jenazah Terbaring di Teras Rumah yang Rusak
Pemkab Manggarai Barat bersama Stakeholder Terkait Salurkan Bantuan Sosial bagi Masyarakat Terdampak Gempa ke Pesisir Utara
AWAS Buka Call Center Pengaduan Korban Gempa Flores di Sikka
Gempa Flores, Warga Tiga Desa di Mapitara Masih Terisolir Akibat Longsor
Bupati Sikka Apresiasi Respons Cepat Kemensos dan Dukungan Alat Berat untuk Penanganan Gempa
Titik Longsor Pertama di Palue Selesai Dibersihkan, Besok Dilanjutkan ke Titik Kedua
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:28 WITA

Dampak Gempa Flores, Tim SAR Gabungan Akselerasi Evakuasi Medis dan Penyisiran

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:05 WITA

Wabup Domi Imbau Pedagang di Ende Tidak Naikkan Harga dan Timbun Barang di Tengah Situasi Bencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:03 WITA

Banyak Pengungsi Mandiri di Kabupaten Sikka Belum Tersentuh Bantuan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Duka di Aeramo, Nagekeo: Oma Kristina Dagomes Meninggal Akibat Syok, Jenazah Terbaring di Teras Rumah yang Rusak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:19 WITA

Pemkab Manggarai Barat bersama Stakeholder Terkait Salurkan Bantuan Sosial bagi Masyarakat Terdampak Gempa ke Pesisir Utara

Berita Terbaru