Gempa Flores, Warga Tiga Desa di Mapitara Masih Terisolir Akibat Longsor - FloresPos Net

Gempa Flores, Warga Tiga Desa di Mapitara Masih Terisolir Akibat Longsor

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Sebanyak 3 desa di Kecamatan Mapitara yakni Desa Natakoli, Desa Hale dan Desa Hebing tidak bisa melintasi jalan raya satu-satunya dari desa mereka menuju ke Desa Egon Gahar dan ke jalan negara Trans Flores di Kecamatan Waigete akibat adanya longsor.

Material longsor menutupi badan jalan apalagi terdapat batu besar yang tidak bisa diangkat menggunakan tenaga manusia sehingga jalan raya tersebut belum bisa dilewati kendaraan oda dua dan roda empat.

“Jalan tersebut merupakan jalan satu-satunya dari tiga desa tersebut menuju Desa Egon Gahar dan ke jalan negara Tran Flores di Kecamatan Waigete sehingga bisa lebih dekat ke Kota Maumere,” ujar Sekertaris Camat Mapitara, Stefanus Raga saat ditemui di Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores, Selasa (18/8/2026).

Baca Juga :  Pendropingan Logistik Pemilu di Manggarai Mendahulukan Kecamatan Terjauh 

Stefanus menyebutkan,akibat terputusnya jalan raya tersebut maka mobil ambulance dari Puskesmas Mapitara yang hendak merujuk pasien ke RS TC Hillers Maumere pun harus menempuh perjalanan jauh.

Kendaran dari 3 desa tersebut pun harus melewati jalaur jalan di pesisir Pantai Selatan Flores melewati Kecamatan Doreng, Bole dan Hewokloang baru menuju jalan negara Trans Flores.

“Kendaraan harus memutar jauh lagi dan jarak tempuhnya lebih lama. Orang pun takut melintasi jalan tersebut karena bisa terkena material longsor sebab daerah tersebut rawan longsor,” ucapnya.

Baca Juga :  Jatanras Polda NTT Ringkus Pengemudi Ojek Online

Stefanus mengatakan, warga Dai Desa Egon Gahar pun otomatis tidak bisa ke Puskesmas Mapitara atau ke Kantor Camat Mapitara karena akses jalan satu-satunya hanya melewati ruas jalan tersebut.

Dirinya berharap pemerintah Kabupaten Sikka dan pihak terkait lainnya bisa segera mengirimkan alat berat untuk membuka akses jalan di Kecamatan Mapitara tersebut.

“Saya sudah melaporkan ke Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores dan mudah-mudahan alat berat segera dikirim agar akses transportasi bisa bejalan lancar seperti semula,” ungkapnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kepala BNPB Pastikan Distribusi Logistik Penuhi Kebutuhan Logistik Dasar Korban Gempa
Pengungsi di Nangahale Digigit Ular Satu Warga Lainnya Meninggal
Posko Tanggap Darurat Pemkab Ende Mesti Aktif Up Date Data Dampak Gempa dan Penanganan ke Publik
Wapres Gibran Bermalam di Lepo Bispu, Istana Keuskupan Maumere Usai Tinjau Sejumlah Lokasi Terdampak Gempa
Ikut Rombongan Wapres Gibran, Enam Mahasiswa Psikolog UI Akan Bertugas di Maumere Selama Seminggu
Wapres Gibran Meninjau Dua Gereja Terdampak Gempa Flores di Maumere
Peduli Korban Gempa, Setelah Aksi Donor Darah Partai Golkar Keliling Bagi Barang Kebutuhan Pokok
PAD Perubahan Manggarai Barat 2026 Dirancang Naik Rp23 Miliar
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Kepala BNPB Pastikan Distribusi Logistik Penuhi Kebutuhan Logistik Dasar Korban Gempa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Pengungsi di Nangahale Digigit Ular Satu Warga Lainnya Meninggal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:16 WITA

Posko Tanggap Darurat Pemkab Ende Mesti Aktif Up Date Data Dampak Gempa dan Penanganan ke Publik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:32 WITA

Wapres Gibran Bermalam di Lepo Bispu, Istana Keuskupan Maumere Usai Tinjau Sejumlah Lokasi Terdampak Gempa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:45 WITA

Ikut Rombongan Wapres Gibran, Enam Mahasiswa Psikolog UI Akan Bertugas di Maumere Selama Seminggu

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Pengungsi di Nangahale Digigit Ular Satu Warga Lainnya Meninggal

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:42 WITA