BAJAWA, FLORESPOS.net-Sedikitnya 10 rumah warga Desa Taenterong Dua, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada mengalami kerusakan parah akibat gempa dahsyat yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pagi
Selain kerusakan pada bangunan rumah, terdapat pula warga yang mengalami luka-luka.
Berdasarkan laporan Kepala Desa Taenterong Dua, terdapat kurang lebih 10 rumah warga rusak parah. Sejumlah rumah lainnya mengalami keretakan pada bagian dalam bangunan.
Kondisi itu membuat sebagian warga masih takut untuk kembali masuk ke dalam rumah karena khawatir terjadi kerusakan lebih lanjut akibat gempa susulan. Saat ini, sebagian besar warga Desa Taenterong Dua mengungsi dan tersebar di lima posko darurat.
Pemerintah Kabupaten Ngada terus melakukan pendistribusian bantuan darurat bagi masyarakat terdampak gempa bumi.
Pada Rabu (19/8/2026), bantuan darurat Pemkab Ngada disalurkan kepada warga di Desa Taenterong Dua, Kecamatan Riung.
Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi, terutama di tengah kondisi gempa susulan yang masih terjadi.
Dalam kegiatan pendistribusian bantuan tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ngada Gerardus Reo menyampaikan Bupati dan Wakil Bupati tidak dapat mengunjungi seluruh wilayah terdampak secara bersamaan.
Saat ini, Bupati dan Wakil Bupati sedang mendampingi sejumlah Menteri dalam rangka koordinasi penanganan dampak gempa di Kabupaten Ngada.
Sejumlah perangkat daerah ditugaskan turun langsung mendistribusikan bantuan kepada masyarakat, kata Gerardus Reo.
Gerardus Reo bilang, Pemerintah Kabupaten Ngada juga terus membutuhkan data dan informasi dari setiap wilayah terdampak.
Data mengenai kondisi rumah, jumlah warga terdampak, kebutuhan di posko, maupun kondisi lainnya menjadi dasar bagi pemerintah untuk bergerak lebih cepat dan tepat menyalurkan bantuan.
Kata Gerardus Reo, Pemerintah Kabupaten Ngada memastikan penanganan terhadap masyarakat terdampak terus dilakukan secara bertahap dan bersama-sama.
Di tengah kondisi yang masih penuh kewaspadaan karena gempa susulan, masyarakat diimbau tetap tenang, mengikuti arahan petugas, dan memanfaatkan posko darurat yang telah ada. *
Penulis : Wim de Rosari
Editor : Wentho Eliando










