Kepala BNPB Dorong Pemkab Ende Gerak Cepat Tangani Korban Bencana - FloresPos Net

Kepala BNPB Dorong Pemkab Ende Gerak Cepat Tangani Korban Bencana

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto mendorong pemerintah Kabupaten Ende gerak cepat tangani masyarakat korban bencana gempa bumi Flores.

BNPB siap mendukung langkah cepat yang dilakukan oleh pemerintah daerah karena saat ini banyak masyarakat yang terdampak.

Saat Rapat Kordinasi dengan Pemkab Ende di posko tanggap darurat bencana kantor BPBD Ende, Rabu (19/8/2026) siang, Letjen TNI Suharyanto mengatakan dampak bencana di Ende tidak separah Nagekeo dan Manggarai tetapi pemerintah tetap gerak cepat melakukan penanganan.

“Ende tidak terdampak parah tetapi tidak boleh diabaikan atau dikesampingkan. Langkah penanganan harus lebih cepat karena masyarakat banyak yang terdampak. Jadi saya minta Bupati dan Wakil Bupati tetap semangat”.

Memang bencana ini bencana daerah tetapi untuk Ende bencana ini adalah bencana Kabupaten maka Bupati harus bertanggungjawab untuk memimpin dan menanganinya. Bupati tidak boleh sendirian harus libatkan Kapolres dan Dandim sebagai garda terdepan.

Kepala BNPB juga menekankan agar dalam penanganan bencana birokrasi tidak boleh terlalu diutamakan yang penting tugas pokoknya untuk keselamatan rakyat dan itu yang paling utama.

“Saya minta di tingkat Kabupaten Ende juga demikian dan segera dibentuk Satgas yang lengkap, yang baik dan bagus untuk melakukan penanganan.

BNPB mendukung pemerintah daerah melakukan penanganan dan mendorong pemerintah daerah mengutamakan keselamatan masyarakat.

Baca Juga :  Serahkan SK Kades di Ndona, Bupati Djafar Berikan Baju Kaos ke Mosalaki

“Meskipun ini bencana daerah tetapi kami dari BNPB tetap memperhatikan sebagai bentuk perwujudan dan kepedulian. Hal itu sesuai perintah bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto sejak hari pertama bencana, Sabtu 15 Agustus 2026 siangnya kami langsung rapat kordinasi dan malamnya sudah datang ke daratan Flores”.

“Saya minta dalam penanganan bencana unsur manusianya yang didahului, kalau ada yang meninggal dan tertimbun harus segera diurus. Tadi laporan tidak ada yang meninggal lagi dan tertimbun maka kita urus yang hidup baik yang mengalami luka berat dan ringan. Itu menjadi prioritas penanganan. Saya minta tiap hari dicek kalau ada yang sakit dan perlu dirujuk keluar Ende maka laporkan dan segera diurus,” tegas Kepala BNPB RI.

Letjen TNI Suharyanto mengatakan terkait ribuan pengungsi yang tersebar harus dicek setiap hari. Pastikan kebutuhan utama mereka seperti makanan, air minum dan obat- obatan terpenuhi.

“Mudah-mudahan ribuan pengungsi yang dilaporkan itu karena trauma dengan adanya bencana susulan dan bisa pulang ke rumah. Sampaikan kepada masyarakat jangan panik dan tidak terpengaruh dengan hoaks”.

Pemerintah daerah juga diminta bergerak cepat mendata kerusakan rumah warga karena bencana agar segera dibantu oleh pemerintah.

“Segera selesaikan pendataan kerusakan rumah warga baik rusak berat, sedang dan ringan. Harus dalam waktu dua minggu agar segera dibantu oleh pemerintah, rusak ringan Rp 15 juta dan rusak berat Rp 30 juta. Uang ini bisa disalurkan jika datanya sudah masuk”.

Baca Juga :  Bupati Ende Harap Lulusan STIPAR Mampu Menjadi Penjaga Iman dan Masa Depan Generasi Muda

Penyaluran uang akan dilakukan melalui bank dan uang ini masih diblokir atau tidak bisa ditarik tunai oleh masyarakat. Uang tersebut bisa dicairkan saat membeli material. Uang yang bisa dicairkan tunai hanya upah tukang sebesar Rp 30%.

“Jika rusak ringan dan sedang sudah diselesaikan maka kita urus rumah yang rusak berat untuk dibangun hunian tetap dengan nilai Rp 70 juta ukuran rumah layak huni”.

Bagi warga yang rumahnya rusak berat sambil menunggu pembangunan hunian harus segera ditangani paling lambat keluar dari tenda pengungsi dalam waktu tiga minggu kedepan.

Solusinya bisa numpang di rumah keluarga dan dibiayai pemerintah Rp 600.000 per bulan dari dana tunggu hunian. Atau solusinya dibangun hunian sementara (Huntara) di lokasi dekat rumah yang rusak berat sambil tunggu rumah atau hunian tetap.

Update Dampak Bencana

Data yang diperoleh dari posko tanggap darurat bencana Kabupaten Ende, Rabu (19/8/2026) malam jumlah kerusakan rumah warga akibat gempa sebanyak 2024 unit.

Jumlah masyarakat terdampak sebanyak 3.372 orang. Titik pengungsian terpusat sebanyak 42 titik. Fasilitas pendidikan yang rusak sebanyak 110 sekolah.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan Melanda Sikka, Pemerintah Droping Air Bersih ke Berbagai Wilayah
Hasil Pengeboran BWS, Ditemukan Empat Titik Mata Air di Pulau Palue
PKB Target Rebut Kursi Pimpinan DPRD Ende di Pileg 2029
Bupati Ngada Sebut Gereja Mitra Strategis Pemda
570 PPPK Paruh Waktu di Ngada Terima SK Perpanjangan
PSN Ngada Resmi Berangkat Menuju Liga 3 Nusantara
Warga Ende Dilarang Membeli Barang Dagangan Pedagang Kaki Lima yang Jual di Badan Jalan dan Trotoar
Technical Delegate PSSI Visitasi Stadion Marilonga Ende, Ini Catatan untuk Pembenahan
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:02 WITA

Kekeringan Melanda Sikka, Pemerintah Droping Air Bersih ke Berbagai Wilayah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:45 WITA

Hasil Pengeboran BWS, Ditemukan Empat Titik Mata Air di Pulau Palue

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:47 WITA

PKB Target Rebut Kursi Pimpinan DPRD Ende di Pileg 2029

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:45 WITA

Bupati Ngada Sebut Gereja Mitra Strategis Pemda

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:44 WITA

PSN Ngada Resmi Berangkat Menuju Liga 3 Nusantara

Berita Terbaru

Feature

Jempolmu, Ikrarmu: Sumpah Pemuda di Era Hoaks dan AI

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:51 WITA

Nusa Bunga

Hasil Pengeboran BWS, Ditemukan Empat Titik Mata Air di Pulau Palue

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:45 WITA

Nusa Bunga

PKB Target Rebut Kursi Pimpinan DPRD Ende di Pileg 2029

Selasa, 20 Okt 2026 - 19:47 WITA

Perayaan syukur tahbisan imamat RP. Fransiskus Carli Kau, SVD di Paroki St Fransiskus dan St Clara Aimere pada Jumat (16/10/2026).

Nusa Bunga

Bupati Ngada Sebut Gereja Mitra Strategis Pemda

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:45 WITA