Pentingnya Nutrisi Bagi Penyintas Gempa: Dokter Ingatkan Risiko Stres Jika Abai - FloresPos Net - Page 2

Pentingnya Nutrisi Bagi Penyintas Gempa: Dokter Ingatkan Risiko Stres Jika Abai

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ia juga mengingatkan pentingnya pola makan teratur. Di pengungsian, banyak warga yang makan tidak teratur karena menunggu distribusi bantuan. Padahal keteraturan makan membantu menstabilkan gula darah dan suasana hati.

Hingga hari ke-4 pascagempa, ribuan warga di Nagekeo, masih bertahan di tenda darurat. Suara gempa susulan, rumah yang rusak, dan kehilangan harta benda membuat banyak warga sulit tidur dan terus merasa waspada.

“Ini yang kita sebut stres akut akibat bencana. Kalau tidak ditangani dari awal, bisa berkembang menjadi PTSD. Makanya selain trauma healing, kita juga harus pastikan perut mereka terisi dengan makanan yang benar,” kata dr. Kadek.

Ia mengapresiasi berbagai pihak yang sudah bergerak menyalurkan bantuan konsumsi. Namun ia berharap ke depan, paket bantuan bisa dirancang lebih bergizi, bukan hanya karbohidrat.

Baca Juga :  Puluhan Hektar Tanaman Petani Rusak Akibat Banjir Bandang Mauponggo

Selain asupan gizi, dr. Kadek menekankan pentingnya dukungan sosial. Mengobrol, berdoa bersama, dan kegiatan di posko dapat membantu menurunkan tingkat stres.

“Keluarga dan relawan punya peran besar. Ajak ngobrol, dengarkan keluh kesahnya. Sambil itu pastikan dia makan. Karena orang yang stres berat biasanya nafsu makannya hilang. Itu lingkaran setan: stres – tidak makan – makin stres,” ujarnya.

Ia juga mengimbau warga untuk tidak mengabaikan tanda-tanda seperti jantung berdebar terus, mimpi buruk, mudah tersinggung, dan menarik diri. Jika berlangsung lebih dari 2 minggu, segera cari bantuan ke tenaga kesehatan atau psikolog di posko kesehatan.

Baca Juga :  Sekda Lukas Mere Meninggal Dunia, Rakyat Nagekeo Berduka

Kolaborasi Lintas Sektor Diperlukan Penanganan kesehatan mental pascabencana tidak bisa hanya mengandalkan tenaga medis. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, relawan, lembaga sosial, dan masyarakat.

“Kita semua harus jadi ‘penjaga’ satu sama lain. Bantu salurkan bantuan, tapi juga bantu jaga kewarasan teman-teman kita. Mulainya dari hal kecil pastikan tetangga di tenda sebelah sudah makan hari ini,” pesan dr. Kadek.

Hingga saat ini, BPBD bersama relawan terus mendata kebutuhan warga di 67 titik pengungsian. Pemenuhan nutrisi dan dukungan psikososial menjadi dua prioritas utama agar para penyintas bisa melewati masa krisis dengan lebih kuat. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Helikopter Dauphin Basarnas Evakuasi Korban Kritis Gempa dari Manggarai Timur
Ditengah Gempa dan Luka, Perawat IGD RSUD Aeramo Tetap Melayani
Mendagri Apresiasi Posko Tanggap Darurat Bencana di Sikka
Penyaluran Bantuan ke Warga Terdampak Bencana Mesti Satu Komando Agar Tepat Sasaran
Tim Dokter Orthopedi Kemenkes Tiba di Sikka, Segera Bertugas di RSUD dr. TC Hillers Maumere
TP PKK Kabupaten Sikka Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak Korban Gempa
Kantor Bupati Sikka Alami Kerusakan, Pimpinan Daerah Berkantor di Posko Tanggap Darurat BPBD
SiLPA Kabupaten Manggarai Barat 2026 Lebih dari Rp.102 Miliar
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:15 WITA

Helikopter Dauphin Basarnas Evakuasi Korban Kritis Gempa dari Manggarai Timur

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:57 WITA

Ditengah Gempa dan Luka, Perawat IGD RSUD Aeramo Tetap Melayani

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:03 WITA

Mendagri Apresiasi Posko Tanggap Darurat Bencana di Sikka

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:04 WITA

Pentingnya Nutrisi Bagi Penyintas Gempa: Dokter Ingatkan Risiko Stres Jika Abai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:30 WITA

Penyaluran Bantuan ke Warga Terdampak Bencana Mesti Satu Komando Agar Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ditengah Gempa dan Luka, Perawat IGD RSUD Aeramo Tetap Melayani

Rabu, 19 Agu 2026 - 15:57 WITA

Nusa Bunga

Mendagri Apresiasi Posko Tanggap Darurat Bencana di Sikka

Rabu, 19 Agu 2026 - 15:03 WITA