Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026) - FloresPos Net - Page 2

Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gagasan ini bukanlah teori abstrak, melainkan praktik nyata sehari-hari. Harapan lahir dari relasi antarmanusia yang saling menguatkan. Setiap anggota umat merasa didengar, dihargai, dan dilibatkan dalam perjalanan iman bersama.

Sidang Pleno FABC 2026 di Jakarta sejatinya hadir sebagai denyut nadi spiritual yang menandai fajar baru bagi Gereja di Asia. Panggilan yang bergema dari para pemimpin Gereja ini mengajak seluruh umat untuk menapakkan kaki di tanah akar rumput, merajut kembali jalinan kasih yang mungkin sempat renggang, dan dengan berani merentang tangan membangun jembatan di tengah jurang perbedaan.

Baca Juga :  PJ Bupati Ende Minta Kawal Bantuan Beras di Masyarakat, Jangan Sampai Dipolitisasi

Di setiap paroki, biara, dan komunitas basis, benih sinodalitas ini dituntut untuk terus bertumbuh, mengubah wajah Gereja menjadi ruang pertemuan yang hangat, tempat setiap orang yang terpinggirkan menemukan rumah dan suara mereka didengar dengan penuh martabat.

Ketika Gereja Asia memilih untuk setia pada panggilan sebagai pembangun jembatan, ia sesungguhnya sedang menyalakan obor harapan yang menerangi seluruh benua.

Baca Juga :  Pastor, Suster, dan Aktivis Lintas Agama Ikuti Bedah dan Launching Buku Karya Kemanusiaan Tidak Boleh Mati

Cahaya ini membuktikan bahwa persaudaraan sejati bukanlah utopia yang mustahil, melainkan realitas yang dapat diwujudkan di atas fondasi saling peduli dan keberanian untuk berjalan bersama.

Di bawah naungan rahmat ilahi, langkah kolektif ini akan terus bergema, membawa kabar gembira bahwa di tengah keragaman yang kaya dan tantangan yang berat, umat manusia di Asia mampu bersatu, saling menopang, dan melangkah pasti menuju masa depan yang penuh damai. *

Penulis adalah Staf Pengajar Stipar Ende

Berita Terkait

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan
Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan
Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama
Kurangi Ketergantungan Pariwisata, Pembangunan Manggarai Barat 2027 Berbasis Pertanian, Peternakan, Perikanan
Anak Usia Sekolah Dominasi Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Ende, Satlantas Lakukan Ini
Dinkes Temukan Kasus Baru di tahun 2026, 27 Warga Ende Positif HIV/AIDS
Membayar Pajak Versus Koruptor: Menjaga Napas dan Jiwa Peradaban
Sampah “Siluman” Ketar Ketirkan DLHP Manggarai Barat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:13 WITA

Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:57 WITA

Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:47 WITA

Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:27 WITA

Kurangi Ketergantungan Pariwisata, Pembangunan Manggarai Barat 2027 Berbasis Pertanian, Peternakan, Perikanan

Berita Terbaru