Melalui pelaksanaan kegiatan Swakelola Tipe III In-Flores bekerja sama dengan Lembaga Nusa Bunga Mandiri dalam upaya pencapaian targetnya.
Pelaksanaan kegiatan swakelola diharapkan dapat mencapai sasaran terbangunnya bisnis ramah keanekaragaman hayati berbasis masyarakat lokal, dengan fokus pada pengembangan kapasitas dan permodalan lembaga atau entitas bisnis pedesaan di Flores, melalui perencanaan partisipatif, fasilitasi dan pendampingan, pelaksanaan pelatihan manajemen bisnis dan administrasi keuangan, pemberian bantuan permodalan dalam bentuk barang (in-kind), serta hal-hal lain yang sekiranya relevan dan diperlukan.
Memancang Patok, Menegaskan Tujuan
Ada dua tujuan besar yang ingin dilakukan melalui project ini.
Pertama nian, Pengembangan Bisnis Ramah Keanekaragaman Hayati di North Landscape-Seascape Management Unit In-Flores Project dimaksudkan untuk memberikan bantuan teknis dan hibah mikro kepada CBOs dan perusahaan bisnisnya untuk menguji dan menjalankan rintisan usaha mata pencaharian dan bisnis ramah keanekaragaman hayati sebagaimana rencana bisnis mereka.
Kedua, Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk mengukuhkan dan mengembangkan usaha/mata pencaharian dan bisnis yang ramah keanekaragaman hayati serta areal preservasi berbasis komunitas, dengan fokus secara khusus kepada masyarakat yang rentan.
Untuk mencapai dua tujuan di atas, paradigma berpikirnya dipancang: Masyarakat pesisir bukan hanya penerima manfaat, tetapi merupakan pelaku utama perlindungan kawasan.
Konservasi akan berhasil apabila mampu menjaga alam sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Adapun sasaran akhir yang menjadi target adalah: 1) Meningkatnya pendapatan rumah tangga pesisir melalui usaha wisata dan usaha produktif; 2) Mengurangi aktivitas yang merusak terumbu karang, mangrove, dan sumber daya ikan.
3) Memperkuat kelembagaan kelompok nelayan dan kelompok wisata; 4) Membangun sistem pengelolaan sampah desa dan kawasan wisata; 5) Memastikan manfaat ekonomi wisata diterima secara adil oleh masyarakat lokal.
6) Melaksanakan monitoring kondisi karang, mangrove, ikan, sampah, dan pendapatan masyarakat secara berkala.
Tentu ini merupakan sebuah tawaran pembuka diskusi bagi kita. Jika ada pendapat yang mendukung rencana ini, tentu sangat diterima sekaligus diapresiasi demi kemajuan masyarakat Pulau Flores sekaligus menjaga kelestarian alamnya yang indah.*
Penulis adalah Direktur Lembaga Nusa Bunga Mandiri (LNBM)
Editor : Wall Abulat










