Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa - FloresPos Net - Page 3

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa

Ia menyebutkan, dengan menggunakan briket maka dapat mengurangi limbah dari kelapa serta memanfaatkan sumber daya alam secara bekelanjutan.
Dampak ekonominya, bisa mendatangkan penghasilan bila dijual serta meniadakan pengeluaran dana untuk membeli minyak tanah atau kayu bakar.

“Penggunaan briket mengindikasikan adanya pemanfaatan energi untuk skala rumah tangga. Memanfaatkan energi terbarukan yang ada di sekitar kita,” ungkapnya.

Simpan Uang dan Pinjam Tanpa Bunga

Pada setiap kelompok dampingan YPPS diperkenalkan model usaha simpan pinjam bernama Savings and Internal Lending Communities (SILC).

Anggota kelompok diajarkan untuk menisihkan pendapatan mereka dari penjualan produk turunan dari kelapa seperti kopra, arang, briket dan lainnya untuk ditabung.

Baca Juga :  100 Hari Pertama Bupati dan Wabup Flotim, DPRD Tekankan Tingkatkan PAD dengan Kontrak Kerja OPD

“Seminggu sekali kami berkumpul dan setiap orang membawa uang untuk ditabung.Salah satu yang membuat kelompok petani kelapa tetap bertahan karena adanya SILC,” ungkap Agnes.

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa

Agnes mengakui anggota kelompok terbantu karena selain menabung, mereka juga bisa meminjam dana untuk kebutuhan mendesak tanpa ada bunga yang mencekik leher.

Ia memaparkan, dalam seminggu simpanan bisa mencapai Rp3 juta dan setiap orang bisa meminjam. Nanti setelah itu baru mencicil sesuai jumlah pinjamannya.

Baca Juga :  Rumah Sakit Umum Bajawa Miliki Alat Cuci Darah

“Setelah habis siklusnya, semua dana simpanan dibagi kepada anggota.Jumlah yang diterima sesuai dengan simpanan masing-masing anggota,” ungkapnya.

Agnes menyebutkan, siapa yang simpan lebih banyak maka akan mendapatkan uang lebih banyak sehingga anggota yang menyimpan sedikit akan merasa tersaingi.

Selain itu, setiap minggu setiap anggota wajib menyetorkan dana sosial sebesar Rp5 ribu sehingga dana yang terkumpul bisa diberikan kepada anggota yang mengalami sakit atau ada sedang mengalami kedukaan.

“Sekarang sudah terkumpul dana sosial sebesar Rp2 juta dimana uangnya kami pakai untuk beli beras dan dibagi ke anggota. Nanti sebulan sekali baru dibayar dan keuntungannya masuk ke kas dana sosial,” ucapnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Panitia Perayaan Pancawindu Yasbida St. Vinsensius Gelar Pertandingan Antar Pasien ODGJ di Panti Santa Dymphna
Pemda Manggarai Terus Turun Data Bangunan Rusak dari RT ke RT
Jalan Rusak Parah dan Sulit Dapat BBM–Kendala Kunjung Pasien Terdampak Gempa Flores di Manggarai Timur
Ketua PKK Sikka Bantu Puluhan Porter Pelabuhan Laurens Say Maumere Terdampak Gempa Flores
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa Flores di Sikka
Lurah Baru Kecamatan Reok Sambangi 344 KK Terdampak Gempa untuk Distribusikan Bantuan
Ordo Karmel Distribusi 6,9 Ton Beras, 388 Papan Telur, dan 349 Dus Mie Instan ke 5 Kabupaten Terdampak Gempa Flores
Grab Salurkan Bantuan Paket Sembako Bagi Pengemudi Ojek Online yang Terdampak Gempa Flores
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:29 WITA

Panitia Perayaan Pancawindu Yasbida St. Vinsensius Gelar Pertandingan Antar Pasien ODGJ di Panti Santa Dymphna

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Pemda Manggarai Terus Turun Data Bangunan Rusak dari RT ke RT

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:59 WITA

Jalan Rusak Parah dan Sulit Dapat BBM–Kendala Kunjung Pasien Terdampak Gempa Flores di Manggarai Timur

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:43 WITA

Ketua PKK Sikka Bantu Puluhan Porter Pelabuhan Laurens Say Maumere Terdampak Gempa Flores

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:04 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa Flores di Sikka

Berita Terbaru

Tim Dinas Pertanian, Kabupaten Manggarai melakukan pendataan rumah dan bangunan yang mengalami kerusakan dari RT ke RT.

Nusa Bunga

Pemda Manggarai Terus Turun Data Bangunan Rusak dari RT ke RT

Jumat, 28 Agu 2026 - 14:28 WITA