Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa - FloresPos Net - Page 2

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa

Arang dari tempurung kelapa dijual ke panampung seharga Rp10.000 per kilogramnya.

“Arang juga dijadikan briket yang bisa dipergunakan untuk memasak menggantikan kompor minyak tanah atau kayu bakar,” kata Agnes.

Transisi Energi Berkeadilan (Just Energy Transition/JET) merupakan upaya mendorong perubahan menuju penggunaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan dengan memastikan bahwa manfaatnya dapat diakses secara adil oleh seluruh kelompok masyarakat, terutama perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa

Di Flores Timur, upaya ini tidak hanya berkaitan dengan pengembangan teknologi energi terbarukan, tetapi juga terhubung erat dengan penguatan ekonomi hijau, pelestarian lingkungan, serta peningkatan ketahanan masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Baca Juga :  Warga Kangae dan Nita Serbu Pasar Murah Partai Golkar Sikka

Direktur YPPS Melki Koli Barang menjelaskan,kelapa memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai basis ekonomi hijau yang mendukung transisi energi melalui pengolahan kopra putih, pemanfaatan energi surya, pengembangan briket tempurung kelapa, serta usaha-usaha produktif berbasis sumber daya lokal.

Melki menyebutkan, pihaknya bekerja sama dengan Oxfam dan Penabulu, mendorong perempuan menjadi aktor utama dalam pengembangan ekonomi hijau dan energi terbarukan di tingkat komunitas.

Baca Juga :  Gunung Lewotobi Terus Meletus, Warga Terdampak Minta Pemda Intens Bagi Masker dan Air Bersih

“Program ini membangun kapasitas perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan melalui pendekatan “Sekolah Kelapa” dan penguatan usaha produktif,” ungkapnya.

Selain itu kata Melki pihaknya mengajarkan pengembangan teknologi tepat guna berbasis energi terbarukan, serta penguatan kepemimpinan dan pengambilan keputusan di tingkat rumah tangga maupun komunitas.

Maria Mone Soge salah satu perempuan muda penggerak pangan lokal di Flores Timur mengapresiasi penggunaan briket sebagai bahan bakar pengganti minyak tanah dan kayu bakar untuk memasak.

Maria sebutkan,ada 3 dampak dari penggunaan briket yakni dampak lingkungan,dampak ekonomi dan dampak kemandirian energi.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Panitia Perayaan Pancawindu Yasbida St. Vinsensius Gelar Pertandingan Antar Pasien ODGJ di Panti Santa Dymphna
Pemda Manggarai Terus Turun Data Bangunan Rusak dari RT ke RT
Jalan Rusak Parah dan Sulit Dapat BBM–Kendala Kunjung Pasien Terdampak Gempa Flores di Manggarai Timur
Ketua PKK Sikka Bantu Puluhan Porter Pelabuhan Laurens Say Maumere Terdampak Gempa Flores
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa Flores di Sikka
Lurah Baru Kecamatan Reok Sambangi 344 KK Terdampak Gempa untuk Distribusikan Bantuan
Ordo Karmel Distribusi 6,9 Ton Beras, 388 Papan Telur, dan 349 Dus Mie Instan ke 5 Kabupaten Terdampak Gempa Flores
Grab Salurkan Bantuan Paket Sembako Bagi Pengemudi Ojek Online yang Terdampak Gempa Flores
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:29 WITA

Panitia Perayaan Pancawindu Yasbida St. Vinsensius Gelar Pertandingan Antar Pasien ODGJ di Panti Santa Dymphna

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Pemda Manggarai Terus Turun Data Bangunan Rusak dari RT ke RT

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:59 WITA

Jalan Rusak Parah dan Sulit Dapat BBM–Kendala Kunjung Pasien Terdampak Gempa Flores di Manggarai Timur

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:43 WITA

Ketua PKK Sikka Bantu Puluhan Porter Pelabuhan Laurens Say Maumere Terdampak Gempa Flores

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:04 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa Flores di Sikka

Berita Terbaru

Tim Dinas Pertanian, Kabupaten Manggarai melakukan pendataan rumah dan bangunan yang mengalami kerusakan dari RT ke RT.

Nusa Bunga

Pemda Manggarai Terus Turun Data Bangunan Rusak dari RT ke RT

Jumat, 28 Agu 2026 - 14:28 WITA