ENDE, FLORESPOS.net-Bupati Kabupaten Ende, Yosef Benediktus Badeoda menyatakan akun anonim yang berseliweran di media sosial (Facebook) yang kerap memosting narasi membela pemerintah dan menyerang suara kritis tidak ada hubungan dengan dirinya.
“Akun palsu itu tidak ada hubungan dengan saya”.
Kata Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda kepada wartawan setelah dirinya diwawancarai terkait hasil pertemuan dengan perwakilan pedagang di Sempadan Ndao, Selasa (14/4/2026) siang.
Sambil tersenyum Bupati Ende mengatakan akun anonim itu tidak hubungan dengan dirinya. Ia menyayangkan akun palsu atau anonim juga menyerang wartawan.
“Tidak bagus juga ada teman- teman wartawan yang dibilang macam- macam ya di media sosial,” kata Bupati Yosef, sambil tertawa dan menunjuk wartawan yang dituding provokator.
Pada kesempatan tersebut, ada wartawan yang melontarkan pertanyaan bahwa ada dugaan akun anonim itu berada di lingkaran kekuasaan.
Atas pertanyaan itu, jawab Bupati, itu tidak benar karena dirinya juga tidak suka dengan akun palsu.
“Tidak ada itu, saya saja tidak suka dengan akun palsu, gimana ada di lingkaran kekuasaan”.
Saat beberapa wartawan menyampaikan mereka diserang dengan tudingan provokator dan biang dari aksi demo, Bupati katakan dirinya juga melihat itu.
“Iya, saya lihat juga. Ada kamu dan kamu. Itu tidak benar”.
Baru-baru ini beberapa wartawan dan aktivis dituding sebagai provokator atau biang dibalik demo penolakan penertiban lapak di kawasan Sempadan Ndao.
Sejumlah akun anonim memosting tudingan tersebut di media sososial Facebook.
Akun anonim Chiva Punk Nie memosting tudingan itu disertai foto beberapa wartawan dan aktivis dengan tulisan seperti ini.
“𝗠𝗮𝘂 𝗡𝗘𝗣𝗔𝗟 𝗸𝗮𝗻 𝗘𝗻𝗱𝗲??𝗱𝗮𝘀𝗮𝗿 𝘀𝗶𝗻𝘁𝗶𝗻𝗴, 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝘀𝗲𝗴𝗮𝗺𝗽𝗮𝗻𝗴 𝘆𝗴 𝗸𝗮𝗹𝗶𝗮𝗻 𝗸𝗼𝗻𝘀𝗲𝗽𝗸𝗮𝗻. 𝗡𝗲𝗴𝗮𝗿𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗸𝗮𝗯𝘂𝗽𝗮𝘁𝗲𝗻 𝗶𝗻𝗶 𝗹𝗮𝗵𝗶𝗿 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗽𝗲𝗿𝗷𝘂𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗶𝗱𝗲 𝗶𝗱𝗲 𝘆𝗴 𝗹𝘂𝗵𝘂𝗿.
𝗮𝗽𝗮𝗸𝗮𝗵 𝗸𝗮𝗯𝘂𝗽𝗮𝘁𝗲𝗻 𝗶𝗻𝗶 𝗵𝗮𝗿𝘂𝘀 𝗶𝗸𝘂𝘁 𝗸𝗮𝗹𝗶𝗮𝗻 𝗽𝘂𝗻𝘆𝗮 𝗼𝘁𝗮𝗸??𝗲𝗻𝗮𝗸 𝘀𝗮𝗷𝗮 𝗮𝗱𝗮 𝗯𝗲𝘀𝗮𝗿 𝗮𝗽𝗮 𝗸𝗮𝗹𝗶𝗮𝗻.
𝗣𝗲𝗿𝗷𝘂𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗸𝗮𝗹𝗶𝗮𝗻 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗺𝗲𝗺𝗽𝗿𝗼𝘃𝗼𝗸𝗮𝘀𝗶 𝗺𝗮𝘀𝘆𝗮𝗿𝗮𝗸𝗮𝘁 𝗯𝗮𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗡𝗱𝗮𝗼 𝗽𝗮𝘁𝘂𝘁 𝗱𝗶𝗮𝗰𝘂𝗻𝗴𝗶 𝗷𝗲𝗺𝗽𝗼𝗹 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗺𝗯𝗼𝘆𝗮𝗻”𝗺𝗮𝗷𝘂 𝘆𝗴 𝗯𝗲𝗻𝗮𝗿 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗹𝗮 𝘆𝗴 𝘀𝗮𝗹𝗮𝗵”𝗮𝗵𝗵𝗵 𝘁𝗿𝗶𝗸 𝘂𝘀𝗮𝗻𝗴.
𝗟𝘂𝗰𝘂!𝗽𝗲𝗺𝗲𝗿𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵 𝗹𝗮𝗴𝗶 𝘁𝗲𝗴𝗮𝗸𝗸𝗮𝗻 𝗮𝘁𝘂𝗿𝗮𝗻 𝗸𝗮𝗹𝗶𝗮𝗻 𝗺𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗹𝗮𝘄𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗮𝘁𝘂𝗿𝗮𝗻.
𝗸𝗮𝗹𝗮𝘂 𝗺𝗮𝘂 𝗰𝗮𝗿𝗶 𝗺𝘂𝗸𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁 𝗸𝘂𝗲 𝗽𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗯𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗯𝗲𝗴𝗶𝗻𝗶 𝗰𝗮𝗿𝗮𝗻𝘆𝗮,𝗰𝗮𝗿𝗶 𝗹𝗮𝗴𝗶 𝗶𝗱𝗲 𝗶𝗱𝗲 𝗴𝗶𝗹𝗮 𝘆𝗴 𝗯𝗶𝘀𝗮 𝗱𝗶𝘁𝗲𝗿𝗶𝗺𝗮 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗺𝗮𝘀𝘆𝗮𝗿𝗮𝗸𝗮𝘁 𝗸𝗮𝗯.𝗘𝗻𝗱𝗲 𝘆𝗴 𝘀𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗰𝗲𝗿𝗱𝗮𝘀 𝘆𝗮?𝗶𝘁𝘂 𝘀𝗮𝗿𝗮𝗻 𝘀𝗮𝘆𝗮.
𝗧𝗲𝗿𝘂𝘀𝗹𝗮𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗽𝗿𝗼𝘃𝗼𝗸𝗮𝘁𝗼𝗿 𝗯𝗶𝗮𝗿 𝗸𝗮𝗺𝘂 𝗮𝗱𝗮 𝗸𝗲𝘀𝗶𝗯𝘂𝗸𝗸𝗮𝗻”.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










