LARANTUKA, FLORESPOS.net-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), melaksanakan survei untuk mengukur tingkat pengetahuan masyarakat serta kepercayaan publik terhadap lembaga Bawaslu.
Survei ini menjadi bagian dari upaya evaluasi kinerja sekaligus strategi peningkatan peran Bawaslu dalam menjaga integritas demokrasi di Indonesia.
Survei dilakukan selama 1 minggu dan dikategorikan kedalam beberapa aspek seperti pekerjaan, kelompok umur dan jenis kelamin. Sektor swasta dalam kategori pekerjaan dan usia 30-an mendominasi dalam survey ini.
Berdasarkan rilis yang diterima media, Rabu (8/4/2026), hasil survei menunjukkan, tingkat pengetahuan masyarakat tentang fungsi dan kewenangan Bawaslu masih berada pada 98% responden mengaku mengetahui peran Bawaslu sebagai pengawas pemilu.
Namun belum sepenuhnya memahami tugas-tugas spesifik seperti penanganan pelanggaran pemilu dan penyelesaian sengketa proses pemilu.
Di sisi lain, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu tergolong cukup baik. Mayoritas responden menilai 48,5% Sangat Percaya, 44,4% Percaya dan 7,1% Kurang Percaya.
Bawaslu telah bekerja secara independen dan profesional dalam mengawasi jalannya pemilu. Meski demikian, masih terdapat sebagian masyarakat yang meragukan efektivitas pengawasan, terutama dalam menindak pelanggaran yang melibatkan aktor politik besar.
Ernesta Katana, Ketua Bawaslu Flores Timur, menyatakan hasil survei ini akan menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kinerja kelembagaan.
“Kami menyadari bahwa literasi publik tentang pengawasan pemilu masih perlu ditingkatkan. Ke depan, kami akan memperkuat sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat,” katanya.
Survei ini juga merekomendasikan peningkatan transparansi dan komunikasi publik agar kepercayaan masyarakat dapat terus dijaga dan ditingkatkan.
Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam mengawasi proses demokrasi.
Melalui langkah ini, Bawaslu Flores Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas di Indonesia. *
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Wall Abulat










