Kultur Ladang Flores Timur Oleh Nara Teater Bergema di PKN 2023 - FloresPos Net

Kultur Ladang Flores Timur Oleh Nara Teater Bergema di PKN 2023

- Jurnalis

Jumat, 27 Oktober 2023 - 14:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Setelah sukses mementaskan teater Tonu Wujo di Kabupaten Lembata, Komunitas seni Nara Teater Kabupaten Flores Timur kembali bergema di Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2023 yang digelar di Produksi Film Negara, Otista Raya-Jatinegara, Jakarta pada Rabu (25/10/2023.

PKN Indonesia 2023 mengusung tema Lumbung.

Tema Lumbung tersebut menjadi metode aksi berangkat dari konsep “Lumbung” sebagai presentasi praktik kerja khalayak yang diterjemahkan secara artistik dan puitik di ruang publik, ruang komunitas, ruang pamer dan ruang pertunjukan.

Pada momen itu, Nara Teater tampil dengan mengangkat “Kultur Ladang Masyarakat Flores Timur”.

Teater “Kultur Ladang Masyarakat Flores Timur” ini  disutradarai oleh Silvester Petara Hurit.

Baca Juga :  Uskup Maumere Edwaldus Nyatakan Perang Melawan Perdagangan Orang
Kultur Ladang Flores Timur Oleh Nara Teater Bergema di PKN 2023. Foto: Dok.Beatrix Polen Aran

Laku cipta sekaligus sutradara Nara Teater, Silvester Petara Hurit mengatakan pertunjukan mengangkat khazanah lokal diiringi nyanyian khas yang membangkitkan gairah berladang, syukuran panen, juga ratapan kepedihan tatkala benih padi, jagung tak menemukan identitas dirinya di hati masyarakat Flores Timur.

“Pertunjukan ini mengangkat budaya kita sendiri. Budaya berladang yang khas dengan gema nyanyian, tarian juga ratapan. Kita percaya bahwa padi adalah jelmaan seorang perempuan, olehnya perlu dijaga martabatnya,” tutur Silvester usai latihan persiapan pementasan.

Dalam teks pementasan pada PKN 2023 tersurat riwayat masyarakat Flores Timur yang dilahirkan dari beragam kisah, hidup dilingkungi bukit-bukit, gunung yang menjulang, tetapi tetap subur memberikan nikmat hasil yang memuaskan.

Baca Juga :  Dibiarkan Terlantar, Bekas Rujab Sekretaris Daerah Flores Timur Ditumbuh Rumput Liar

“Kami lahir dari gunung/dibesarkan bukit-bukit/Bapak kami Matahari-Bulan/Ibu kami bumi tanah.

Di atas tanah-tanah berbatu kami memahatkan riwayat/ bukit-bukit menggemakan nyanyian kami/suka duka kami.

/Adakah lapar yang kau dengar dari tanah ibu?/

Kultur Ladang Flores Timur Oleh Nara Teater Bergema di PKN 2023. Foto: Dok.Beatrix Polen Aran

Aktor Jhon Da Silva dimintai komentar terkait Gema Ladang di PKN 2023 mengatakan mengenal kultur ladang berarti mengenal diri kita sendiri.

Proses latihan tak sekali jadi butuh konsentrasi keutuhan hati, pikiran, dan perasaan.

“Mengenal kultur ladang berarti mengenal diri kita. Proses latihan untuk mengenal diri kita membutuhkan konsentrasi dan keutuhan hati, pikiran dan perasaan,” tutur Jondas. *

Jurnalisme Warga: Beatrix Polen Aran

Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Kuasa Hukum PT. Krisrama Desak Bupati Sikka Segera Lakukan Eksekusi Non Yudisial Lahan HGU Nangahale
Membaca Wajah Pilkades Manggarai Barat: Antara Politik Uang, Biaya Politik dan Residu Demokrasi Desa
Yance Maring Motivasi Peserta Yudisium Fakultas Pertanian Unipa Maumere Jangan Malu Jadi Petani
Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?
Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat
Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027
Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat
Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Kuasa Hukum PT. Krisrama Desak Bupati Sikka Segera Lakukan Eksekusi Non Yudisial Lahan HGU Nangahale

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:18 WITA

Membaca Wajah Pilkades Manggarai Barat: Antara Politik Uang, Biaya Politik dan Residu Demokrasi Desa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Yance Maring Motivasi Peserta Yudisium Fakultas Pertanian Unipa Maumere Jangan Malu Jadi Petani

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:43 WITA

Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027

Berita Terbaru