BAJAWA, FLORESPOS.net-Penerimaan pendaftaran calon siswa baru di SMA Swasta Katolik Regina Pacis (Recis) Bajawa di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah ditutup karena telah melampaui target, menurut Kepala SMA Swasta Katolik Recis Bajawa, Herdianto Emanuel Ndiwa.
Kepada Florespos.net, di ruang kerjanya, Rabu (25/3/2026), Herdianto mengatakan minat calon siswa untuk bersekolah di SMA Recis Bajawa sangat tinggi.
Pihaknya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para orang tua memberi kepercayaan kepada lembaga pendidikan dengan menitipkan anaknya untuk bersekolah di SMA Swasta Katolik Recis Bajawa.
Herdianto mengatakan, pihaknya membuka lebih awal pendaftaran calon siswa baru juga merupakan jawaban atas permintaan para orang tua. Orang tua selalu pertanyakan waktu pembukaan penerimaan siswa baru, katanya.
“Berdasarkan dorongan dari masyarakat juga orang tua maka kami mencoba membuka pendaftaran lebih awal. Walau lebih awal membuka namun begitu banyak yang mendaftar dan peminatnya sangat tinggi,” kata Herdianto.
Herdianto juga mengungkapkan sampai dengan kondisi terakhir calon siswa yang mendaftar sudah di atas 400-an anak. Maksimal siswa yang diterima berjumlah 432 sesuai dengan jumlah kelas yakni 12 kelas.
Menurut Herdianto, jumlah calon siswa yang mendaftar lebih banyak maka lembaganya menggunakan pola siapa cepat dan tidak menggunakan pola tes atau seleksi.
“Siapa yang sungguh-sungguh menaruh kepercayaan kepada lembaga, tuannya yang mempunyai komitmen yang kuat, calon siswa yang mempunyai kemauan tentu akan ditempatkan menjadi skala prioritas.”
“Sedangkan orang yang ragu-ragu dan anak yang rapuh dalam mengambil keputusan untuk masuk di SMA Swasta Katolik Recis mungkin akan menjadi pertimbangan tersendiri,” kata Herdianto.
Herdianto bilang yang menjadi tanda bahwa siswa telah mendaftar dan serius bersekolah di SMA Recis Bajawa ditandai dengan registrasi. Di mana apabila mereka telah melakukan registrasi awal menunjukkan bahwa mereka serius bersekolah di lembaga tersebut.
“Sejauh ini anak-anak yang mendaftar berasal dari Kabupaten Ngada itu sendiri juga tersebar di Kabupaten Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, Ende, orang tua yang bekerja di Jakarta, Kupang dan Kalimantan namun menitipkan anaknya di Recis Bajawa,” katanya.
Sementara untuk kebutuhan asrama pihaknya terlebih dahulu menyiapkan asrama untuk menampung anak putri untuk menampung 100 orang.
“Tahun depan, kita mulai mencanangkan asrama putra. Mudah-mudah tahun 2032 bertepatan dengan pesta emas, asrama putra dan putri dengan kapasitas yang lebih besar dapat diresmikan,” ungkapnya.
Herdianto mengatakan, pihaknya mempunyai harapan yang sangat kuat kepada masyarakat untuk terus menitipkan anaknya agar dibina di SMA Swasta Katolik Recis Bajawa.
Pihaknya juga akan terus berjuang mengembangkan potensi dan bakat anak agar kiranya kelak mereka akan menjadi siswa yang hebat.
“Kita akan menempa mereka selama 3 tahun dan kami percaya kami mampu melaksanakan amanah itu bagaimana kepercayaan orang tua kepada kami,” katanya. *










