Masih Ada Puskesmas yang Ketiadaan Dokter, Bupati Ende: Dokter Tidak Boleh Jabat Kapus - FloresPos Net

Masih Ada Puskesmas yang Ketiadaan Dokter, Bupati Ende: Dokter Tidak Boleh Jabat Kapus

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi PDIP, Vinsen Sangu mengatakan beberapa puskesmas di Kabupaten Ende hingga saat ini belum dilayani atau ketiadaan dokter. Kondisi ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu.

Ia meminta pemerintah memperhatikan dan segera mencari dokter untuk ditempatkan di puskemas yang belum ada dokter.

Hal tersebut dikatakan politisi PDIP saat Rapat Paripurna LKPJ Bupati Ende Tahun Anggaran 2025 di kantor DPRD Ende, Jumat (27/3/2026) siang.

Vinsen mengatakan ketiadaan dokter di beberapa puskesmas di Ende bukan saja baru terjadi namun kondisi tersebut sudah terlihat sejak beberapa tahun lalu.

Terhadap kondisi tersebut, Kata Vinsen, pemerintah tidak boleh menganggap sepele dan segera menempati dokter apa lagi puskemas yang berada di daerah perbatasan yang aksesnya jauh ke kota seperti Lio Timur, Kota Baru dan Maukaro.

Baca Juga :  Perlu Diputus Mata Rantai Kekerasan Terhadap Anak

“Kami minta segera menempati dokter di puskemas yang hingga saat ini tidak ada dokter. Soal bagaimana teknis dan mekanismenya kami tidak menggurui pemerintah karena pemerintah lebih tahu, yang kami minta harus ada dokter untuk melayani masyarakat”.

Vinsen melanjutkan bahwa kesehatan itu adalah hak dasar dari masyarakat maka negara harus hadir melayani masyarakat.

Dikatakannya, kondisi tersebut harus segera disikapi pemerintah karena saat ini terjadi peralihan musim yang rentan dengan penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD) dan penyakit menular lainnya.

Pada kesempatan tersebut Vinsen juga mendorong pemerintah untuk memaksimalkan pelayanan dari rumah sakit Pratama Tanali untuk masyarakat di wilayah utara.

Baca Juga :  Mediasi Pelapor dan Tersangka Oleh Polda NTT di Polres Sikka Terkait Perkara Pidana, Bukan Konflik Agraria

Dokter Tidak Boleh Jabat Kapus

Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda pada kesempatan itu mengatakan bahwa pemerintah segera menyelesaikan masalah ini karena tenaga dokter sangat penting di puskemas.

“Pemerintah segera siapkan minimal satu dokter di setiap puskemas. Dinkes harus siapkan itu dengan anggarannya”.

Bupati Yosef dihadapan anggota DPRD Ende mengatakan bahwa saat ini sedang diproses oleh Dinas Kesehatan dan dirinya mengingatkan dokter tidak boleh menjabat sebagai Kepala Puskesmas (Kapus).

“Jadi intinya jangan lagi ada dokter yang kepala puskemas. Dokter itu tugasnya hanya dokter, jangan bebankan dia dengan adminitrasi atau jadi pusat admistrasi. Itu saya sudah bilang juga dengan pak Wakil Bupati, dokter tidak boleh jadi kepala puskemas,” tegas Bupati Ende.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan
Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan
Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar
Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama
Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan
Kemenpar Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Wisata Bahari melalui Sertifikasi Pemandu Snorkeling Level III
Elnino, Padi Sawah Manggarai Barat Terancam Gagal Panen, Apen: Mata Air Kering
Berita ini 286 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 19:47 WITA

182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong

Senin, 28 September 2026 - 13:42 WITA

Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan

Senin, 28 September 2026 - 13:39 WITA

Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20 WITA

Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:35 WITA

Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama

Berita Terbaru

Opini

Antara Janji Energi Hijau dan Jeritan Ekologi

Senin, 28 Sep 2026 - 16:27 WITA

Opini

Ketika Solidaritas Ekonomi Berubah Menjadi Jerat Utang

Senin, 28 Sep 2026 - 11:36 WITA