Bupati Ende Buka Layanan Pengaduan Via Whatsapp Pribadi, Ini Tanggapan Warga - FloresPos Net

Bupati Ende Buka Layanan Pengaduan Via Whatsapp Pribadi, Ini Tanggapan Warga

- Jurnalis

Minggu, 23 Maret 2025 - 16:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Ende, Provinsi NTT, Yosef Benediktus Badeoda

Bupati Kabupaten Ende, Provinsi NTT, Yosef Benediktus Badeoda

ENDE, FLORESPOS.net-Bupati Kabupaten Ende, Provinsi NTT, Yosef Benediktus Badeoda membuka layanan pengaduan bagi masyarakat. Layanan pengaduan itu bisa disampaikan oleh masyarakat via Whatsapp pribadinya.

Yosef Badeoda kepada Florespos.net, Jumat (21/3/2025) lalu mengatakan saat ini pengaduan dari masyarakat disampaikan tidak terfokus maka ia membuka layanan pengaduan langsung dengan nama lapor YBB ke Whatsapp pribadinya.

“Saat ini pengaduan itu disampaikan di berbagai tempat yang tidak terfokus sehingga tidak bisa ada jawaban dari pengaduan itu. Saya kasih nomor khusus untuk pengaduan dari masyarakat agar pengaduan itu sampai dan didengar oleh pemimpinnya,” kata Bupati.

Bupati mengatakan melalui layanan pengaduan tersebut masyarakat Kabupaten Ende bisa menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan kepentingan umum.

Yosef berjanji akan merespon setiap pengaduan dari masyarakat yang disampaikan melalui layanan tersebut dan mengambil langkah cepat penanganan serta mencari solusinya.

Baca Juga :  Pekan Depan Bulog  Salurkan Bantuan Pangan Tahap Dua, Ini Jumlah PBP di Ende

“Pengaduan itu masalahnya seputar kepentingan umum bukan kepentingan pribadi. Kita akan ambil langkah cepat penanganan dan mencari solusinya,” kata Bupati Ende.

Bupati Yosef juga mengatakan saat ini telah diterapkan aturan baru terkait apel bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilaksanakan kantor daerah.

Bupati Yosef Badeoda dan Wabup Domi Mere telah memberlakukan apel dua kali untuk ASN yaitu pada hari senin pagi dan jumat siang.

Bupati Ende menjelaskan apel senin pagi adalah apel komitmen dari masing – masing OPD dan apel jumat siang adalah apel evaluasi.

“Kita mulai dengan hal baru agar semuanya bisa terukur. Jika ada kendala maka akan dievaluasi dan dicari solusinya”.

Langkah Bupati Ende yang membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan di masyarakat langsung kepada dirinya mendapat tanggapan positif dari masyarakat.

Baca Juga :  Bulog Ende Distribusi Beras 5 Ton di Kegiatan Pasar Murah Mautapaga

Stefanus Luon, warga Desa Nanganesa, Kecamatan Ndona mengatakan lapor YBB merupakan jawaban atas kegelisahan masyarakat terhadap pelayanan publik yang  buruk.

Melalui jalur pengaduan langsung kepada bupati maka keterpurukan pelayanan publik yang sudah mengakar di setiap instansi pemerintah bisa diurai.

“Dengan hadirnya ini, semua keterpurukan pelayanan publik bisa langsung disampaikan ke Bupati dan bisa direspon,” kata Stef.

Ia berharap pengaduan dari masyarakat langsung direspon agar masyarakat mendapat kepastian terkait persoalan yang dilaporkan kepada bupati.

“Harapannya setelah masyarakat lapor harus ada kepastian jawaban konkrit paling lambat 2×24 jam. Dengan begitu semua akan diperbaiki secara tepat dan benar. Semangat menuju Ende Baru. Awal yang baik akan menghasilkan pertengahan dan akhir yang baik pula”.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan
Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan
Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar
Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama
Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan
Kemenpar Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Wisata Bahari melalui Sertifikasi Pemandu Snorkeling Level III
Elnino, Padi Sawah Manggarai Barat Terancam Gagal Panen, Apen: Mata Air Kering
Berita ini 253 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 19:47 WITA

182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong

Senin, 28 September 2026 - 13:42 WITA

Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan

Senin, 28 September 2026 - 13:39 WITA

Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20 WITA

Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:35 WITA

Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama

Berita Terbaru

Opini

Antara Janji Energi Hijau dan Jeritan Ekologi

Senin, 28 Sep 2026 - 16:27 WITA

Opini

Ketika Solidaritas Ekonomi Berubah Menjadi Jerat Utang

Senin, 28 Sep 2026 - 11:36 WITA