MAUMERE, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Sikka memberikan jawaban terhadap pertanyaan fraksi-fraksi DPRD Sikka yang disampaikan dalam rapat paripurna terkait Pidato Pengantar Bupati Sikka atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Sikka Akhir Tahun 2025.
Pemerintah memberikan jawaban terkait pertanyaan Fraksi tentang Strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara signifikan terutama pada komponen harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah serta pengeluaran perkapita.
“Pencapaian target belum terpenuhi, namun tren selama 5 tahun angka rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah selalu meningkat,” sebut Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago membacakan jawaban pemerintah, Jumat (13/3/2026).
Dihadapan rapat paripurna Juventus menjelaskan, pemerintah akan melakukan intervensi melalui program-program yang dapat meningkatkan indikator Rata-rata Lama Sekolah dan Harapan Lama Sekolah antara lain penanganan anak tidak sekolah melalui program pengelolaan pendidikan.
Terkait Indeks Profesionalitas ASN dan Indeks Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) yang belum mencapai target ia katakan,langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas aparatur yaitu dengan kemudahan pemberian Tugas Belajar yang dibiayai secara mandiri.
“Aparatur Sipil Negara juga diberikan kesempatan melanjutkan pendidikan melalui beasiswa lembaga atau pihak swasta, dan program pendidikan, pelatihan, workshop dan sosialisasi,” ungkapnya.
Juventus menjelaskan, terhadap indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pemerintah dapat menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai langkah strategis untuk perbaikan meliputi penguatan tata kelola, integrasi layanan, dan audit teknologi.
Ia juga menjawab sorotan Fraksi terkait strategi pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi rakyat berbasis pertanian, perikanan dan UMKM sehingga distribusi pendapatan merata.
Kata dia, pemerintah telah melakukan Program Pengelolaan Perikanan Tangkap melalui pelayanan rekomendasi BBM solar bersubsidi untuk nelayan dengan cepat, bantuan sarana dan prasarana perikanan tangkap, bantuan sarana penyimpanan ikan berupa coolbox.
Pemerintah juga menjawab pertanyaan fraksi terkait metode atau indikator apa yang digunakan dalam mengukur penurunan angka kriminalitas.
“Untuk mengukur indeks kriminalitas di Kabupaten Sikka digunakan indikator Jumlah laporan tindak pidana (crime total) yang tercatat oleh kepolisian dan crime rate (jumlah kasus per 100.000 penduduk),” pungkasnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










