MAUMERE, FLORESPOS.net-Menyikapi adanya informasi yang berkembang di media sosial dan pemberitaan media tentang “salah satu terduga Pelaku melarikan diri dari Polres Sikka” Polres Sikka menegaskan pelaku pembunuhan pelajar di Desa Rubit masih satu orang, yakni FRG.
Dalam rilisnya kepada media Sabtu (28/2/2026) Kasi Humas Polres Sikka Iptu Leonardus Tunga menjelaskan terkait klarifikasi dari Polres Sikka mengenai status SG.
Leo menyebutkan, pria berinisial SG yang dikatakan melarikan diri saat sedang menjalani pengobatan di rumah sakit TC Hillers Maumere statusnya masih sebagai saksi hingga klarifikasi dikeluarkan Sabtu (28/2/2026).
Menurut keterangan resmi Kasat Reskrim Polres Sikka melalui bahan Press Release yang dikirimkan kepada Humas Polres Sikka Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 22.30 Wita, dijelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan dan gelar perkara ditetapkan 1 orang sebagai tersangka inisial FRG.
“Pelaku FRG merupakan tersangka Tindak Pidana Persetubuhan dengah anak dan penganiayaan mengakibatkan kematian dimana tersangka FRG sudah ditahan di Ruang Tahanan Polres Sikka pada hari Jumat (27/2/2026) pukul 17.00 Wita,” jelasnya.
Leo menegaskan, jika seseorang yang dihadirkan oleh petugas untuk dimintai keterangannya tentang suatu peristiwa tidak tepat dikatakan sebagai terduga pelaku seperti informasi yang berkembang di publik atau berita yang beredar di publik.
Ia mengatakan, yang bersangkutan SG adalah orang yang dihadirkan pihak Polres Sikka untuk memberikan keterangan karena diduga mengetahui peristiwa/kejadian yang dimaksud.
“Dari hasil pemeriksaan dan hasil gelar perkara ditetapkan 1 orang tersangka yakni FRG, sementara SG statusnya sebagai saksi,” jelasnya.
Polres Sikka berharap dan menghimbau kepada masyrakat Kabupaten Sikka dan semua elemen agar bisa mengkonfirmasi ke sumber yang resmi Polres Sikka agar informasi yang diperoleh dan diteruskan adalah informasi yang valid dan benar.
Hal ini kata dia, untuk mencegah kesalahan persepsi tentang suatu kejadian/ peristiwa atau tentang status seseorang yang diperiksa dan dimintai ket oleh pihak Polres Sikka.
“Dukungan masyarakat Kabupaten Sikka dan semua elemen kami butuhkan untuk polres sikka bekerja profesional, transparan dan akuntabel,” pungkasnya.*
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










