DBD Mulai Muncul, Magy Sigasare Minta Dinkes Ende Segera Lakukan Tindakan Konkrit - FloresPos Net

DBD Mulai Muncul, Magy Sigasare Minta Dinkes Ende Segera Lakukan Tindakan Konkrit

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLLORESPOS.net-Kasus Demam Berdarah Dangue (DBD) mulai muncul di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada dua bulan terakhir.

Dalam rentang waktu tahun 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Ende melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) mencatat sebanyak 11 kasus DBD di daerah ini.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Ende, dokter Nelly Pani melalui Kepala Bidang P2P, Maria Agustina Tondong dikonfirmasi Florespos.net, Kamis (26/2/2026) mengatakan 11 kasus tersebut tersebar di lima kecamatan.

Rincian kasus di lima kecamatan  antara lain Kecamatan Ende Timur 5 kasus, Ende Tengah 2 kasus, Wolowaru 1 kasus, Nangapanda 1 kasus dan Ende Utara 2 kasus.

Rentang usia 11 pasien DBD  antara lain usia satu sampai empat tahun sebanyak satu kasus, lima sampai empat belas tahun tahun sebanyak enam kasus, usia lima belas sampai empat puluh empat tahun sebanyak dua kasus dan usia empat puluh lima tahun ke atas sebanyak dua kasus.

Baca Juga :  Polres Sikka Lakukan Pulbaket Dugaan Kasus Penculikan Siswi SD Inpres Lowolabo

Upaya yang dilakukan oleh Dinkes Ende adalah penyelidikan epidemiologi dan pemeriksaan jentik di lapangan di sekitar lokasi kasus DBD dan dilanjutkan dengan pemberian abate serta fogging fokus.

Dinkes juga melakukan sosialisasi ke masyarakat dan mengeluarkan edaran kewaspadaan karena DBD disebabkan oleh virus dangue dan faktor penularnya adalah nyamuk. Pada musim hujan seperti ini berpotensi nyamuk penyebar DBD berkembang biak.

“Nyamuk demam berdarah hidup di air yang bersih bukan genangan air yang kotor. Tempat penampungan air bersih itu seperti ban bekas, kaleng dan wadah penampungan air di rumah jadi tempat hidup nyamuk DBD”.

Dinkes Ende mengimbau warga melakukan pencegahan dengan cara melakukan pemberantasan sarang nyamuk DBD seperti menguras dan menyikat tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan, manfaatkan dan mendaur ulang tempat penampungan, ganti air, perbaiki saluran, menaburkan bubuk abate dan langkah terakhir fogging atau pengasapan.

Baca Juga :  Bulog Ende Pastikan Stok Beras Aman Jelang Ramadhan, Kerja Sama 20 RPK

Lakukan Tindakan Konkrit

Wakil Ketua Komisi III DPRD Ende, Magy Sigasare meminta  pemerintah melalui Dinas Kesehatan agar segera melakukan tindakan konkrit di lapangan seperti upaya pencegahan, penanganan intensif hingga eliminasi kasus.

“Kami meminta agar pemerintah melalui Dinas Kesehatan segera atau secepatnya mengeliminasi kasus DBD ini. Pemerintah melalui Dinkes harus terus berupaya mencegah dan menekan angka penularan agar tidak terulang lagi seperti beberapa tahun yang lalu saat  Ende termasuk dalam zona Kejadian Luar Biasa (KLB),” kata politisi partai Golkar.

Magy juga mendesak pemerintah secepatnya melakukan fogging pada lokasi kasus untuk mencegah penularan.

“Sekarang sudah 11 kasus maka lakukan sosialisasi dan penanganan secara masif di tengah masyarakat terutama daerah yang sangat potensial terjangkit virus tersebut. Dikhawatirkan berpotensi akan terus meningkat setiap hari”.

Magy juga meminta pemerintah terus berkoordinasi dengan pemerintah tingkat bawah (RT RW) hingga masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende
Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’
John Tuba Helan Kritisi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah
Djafar Achmad Temui Direktur Utama PT Pelindo Bicara Soal Perhatian ke Pensiunan Pelabuhan se Indonesia
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:29 WITA

Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:19 WITA

PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:37 WITA

Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’

Berita Terbaru

Opini

Tanah yang Menolak Dibungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:14 WITA

Opini

Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:10 WITA