Angka Kemiskinan NTT Tahun 2025 Mengalami Penurunan - FloresPos Net

Angka Kemiskinan NTT Tahun 2025 Mengalami Penurunan

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan angka kemiskinan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama di tahun 2024 lalu.

Bulan Maret 2024 rilis BPS NTT menyebutkan angka kemisminan di Provinsi NTT mencapai 19,02 persen dan pada bulan Maret tahun 2025 angka kemiskinan turun menjadi 18,6 persen.

“Ini tren bagus berkat kerja-kerja para bupati,walikota, gubernur bersama DPRD, aparat birokrasi dan semua pihak,” sebut Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Kamis (12/2/2026).

Laka Lena menambahkan, bulan September tahun 2025 angka kemiskinan ini kembali turun menjadi17,5% pada bulan September 2025, turun 1,1% atau sekitar 100 ribu lebih orang bisa turun kemiskinannya.

Angka kemiskinan turun 1,52 persen dibanding bulan September 2024 dimana tercatat sebanyak 1,03 juta orang pada September 2025, berkurang 57,09 ribu orang dibanding Maret 2025.

Baca Juga :  Meriahkan HUT RI ke-80 Panitia Gelar Lomba Gasing, Gelo dan Balap Karung

“Tetapi gara-gara anak sekolah di Ngada meninggal lidah saya kelu untuk ngomong ini sebagai prestasi Meninggalnya karena tidak bisa tersentuh oleh semua pranata politik, pranata sosial budaya, agama, semuanya,” ucapnya.

Selain itu tambah Laka Lena, angka pertumbuhan ekonomi NTT juga lumayan bagus sebab kalau secara nasionalnya angka pertumbuhan ekonominya 5,11 persen, NTT pertumbuhan ekonominya 5,05, sedikit di bawah nasional.

Dirinya mengajak segenap kepala daerah, DPRD dan birokrasi untuk terus bekerja dengan giat dan jangan menyerah agar bisa menekan angka-angka kemiskinan yang ada di NTT.

“Bila obligasi daerah sudah disahkan menjadi undang-undang maka kita mempunyai peluang untuk mencari dana guna membangun daerah kita masing-masing,” ucapnya.

Kepala BPS NTT, Matamira B Kale, menyebutkan bahwa bahwa garis kemiskinan perkapita Provinsi NTT pada Maret 2025 tercatat sebesar Rp549.607 atau meningkat 2,93 persen dibandingkan pada September 2024.

Baca Juga :  Konsultasi Publik RKPD Flotim 2026, Mengemuka Prioritas Pembangunan Bupati Anton Doni dan Wabup Ignas Uran

Komposisi garis kemiskinan 75,75 persen bersumber dari komoditas makanan, dan sisanya 24,25 persen komoditas bukan makanan.

Garis kemiskinan di wilayah perkotaan lebih tinggi dibandingkan wilayah pedesaan dimana komoditas yang memberi pengaruh besar terhadap garis kemiskinan yaitu makanan dalam hal ini beras dengan kontribusi sebesar 28,71 persen.

Selain itu, rokok kretek filter 7,11 persen, telur ayam ras 2,96 persen, kopi bubuk dan kopi instan 2,07 persen dan ikan kembung 2,02 persen.

Sementara untuk komoditas bukan makanan, di daerah perkotaan, yaitu Perumahan sebesar 10,48%, pendidikan 2,52 persen, bensin 2,17 persen, listrik 1,85 persen dan perlengkapan mandi 1,82 persen. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur
Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah
PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur
Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Berita ini 243 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:02 WITA

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:22 WITA

Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:05 WITA

PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WITA

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:41 WITA