ENDE, FLORESPOS.net-Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAR) Atma Reksa Ende pada tahun ini mengutus 175 katekis muda ke tengah masyarakat.
Para katekis muda ini diutus melalui misa atau perayaan ekaristi perutusan (Missio Canonica) dengan tema “Melampaui Batas, Mewujudkan Integritas,” Minggu (15/2/2026) pagi di aula kampus.
Setelah perayaan ekaristi Missio Canonica, 175 katekis yang sudah dinyatakan lulus dari program studi Keagamaan Katolik diwisudakan Senin (16/2/2026). Prosesi wisuda akan dihadiri oleh Dirjen Bimas Katolik Kementrian Agama RI dan pejabat pemerintah serta undangan lainnya.
Ketua STIPAR Ende, Dr Fransiskus Z.M Deidhae usai misa perutusan kepada wartawan mengatakan 175 katekis yang lahir dari rahim lembaga pendidikan ini sudah dinyatakan lulus dengan empat predikat yaitu memuaskan, sangat memuaskan, cumlaude dan magna cumlaude.
Lulusan yang meraih predikat memuaskan satu orang, sangat memuaskan 131 orang, cumlaude 40 orang, magna cumlaude 3 orang.
Ketua STIPAR Ende yang akrab disapa Romo Fery mengatakan 175 katekis yang akan diutus ke tengah masyarakat adalah angkatan ke-32 lulusan dari lembaga pendidikan ini.
RD Fery berharap 175 katekis ini tidak hanya menampilkan kepiawaian dalam pengetahuan tetapi menjadi saksi hidup teladan Yesus Kristus di tengah umat dan masyarakat. Para katekis juga diharapkan terus belajar dan mampu hadir memberikan pencerahan kepada masyarakat di tengah era digital.
“Harapan kami jangan pernah merasa diri selesai dengan pembelajaran tetapi harus belajar dan bersaksi di tengah umat dan masyarakat”.
Pesan Vikjen Keuskupan Agung Ende
Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Ende, RD Ferdinandus Dhedu yang hadir pada Missio Canonica mewakili Uskup Agung Ende, Mgr Paulus Budi Kleden SVD menyampaikan pesan pada 175 katekis muda yang akan diutus ke tengah masyarakat.
Dalam pesannya, RD Fery Dhedu yang adalah mantan Ketua STIPAR Ende menekankan agar para katekis tetap menjaga spiritualitas karena spiritualitas menjadi kunci dan kekuatan utama dalam menjalankan tugas di tengah umat.
“Harapan kita semua pada katekis yang telah dilantik agar tetap menjaga dan menghayati spiritual kasih di tengah umat yang dilayani”.
“Ketika anda menjalankan tugas di tengah umat dan masyarakat pasti semakin banyak tantangan yang dihadapi salah satunya adalah tantangan dunia digital. Sebagai katekis kalian harus menunjukkan bahwa walaupun kita hidup dalam jaman digital namun kita harus menjaga spiritualitas,” pesan Vikjen KAE.
Vikjen Keuskupan Agung Ende juga mengharapkan agar para katekis tetap setia pada ajaran gereja Katolik, setia pada injil dan setia pada tugas.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










