Mgr. Maksimus Regus Uskup Aktif Keempat di Indonesia Menyandang Gelar Profesor - FloresPos Net

Mgr. Maksimus Regus Uskup Aktif Keempat di Indonesia Menyandang Gelar Profesor

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Uskup Keuskupan Labuan Bajo (KLB) Mgr.Prof. Dr. Maksimus Regus, S.Fil, M.Si tercatat sebagai uskup yang masih aktif keempat dari 38 uskup di Indonesia yang menyandang gelar Guru Besar atau Profesor.

Mgr. Prof. Dr. Maksimus Regus, S.Fil, M.Si yang saat ini juga sebagai Dosen di Universitas Katolik (Unika) Santo Paulus Ruteng mendapatkan gelar Profesor di Bidang Sosiologi Agama dan Multikulturalisme.

Tiga Uskup yang masih aktif yang menyandang gelar profesor lainnya yakni Mgr. Prof. Dr. Antonius Sunarko, OFM yang saat ini menggembalakan umat di Keuskupan Pangkal Pinang; Mgr. Prof. Dr. Hendrikus Pidyarto Gunawan O.Carm (Uskup Malang) dan Kardinal Prof. Dr. Ignatius Suharyo Hardjoatmoko Uskup Keuskupan Agung Jakarta.

Penetapan jabatan Profesor untuk Mgr. Maksimus Regus tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 1767/M/KPT.KP/2026 tentang Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen pada bidang Sosiologi Agama/Multikulturalisme. SK itu berlaku mulai 1 Januari 2026 berdasarkan keputusan kementerian tertanggal 31 Desember 2025.

Apresiasi Unika Ada 5 Profesor

Rektor Unika Santo Paulus Ruteng, RD. Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic.Theol yang dimintai tanggapannya terkait gelar profesor yang diraih Mgr. Prof. Dr. Maksimus Regus menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pencapaian itu.

“Saya menyampaikan apresiasi atas pencapaian akademik yang diraih Mgr. Prof. Dr. Maksimus Regus, S.Fil, M.Si dan Prof. Dr. Sabina Ndiung, M.Pd yang selama ini mendedikasikan ilmunya di Unika Santo Paulus Ruteng,” kata Rektor Manfred Habur yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga :  Petugas Pemilu di Manggarai Tetap Bekerja Meski Ayahnya  Meninggal Dunia

Rektor Manfred Habur mengakui dengan dikeluarkannya dua SK untuk Prof. Dr. Maksimus Regus, S.Fil, M.Si dan Prof. Dr. Sabina Ndiung, M.Pd maka jumlah profesor yang mendedikasikan ilmunya di Unika Santo Paulus Ruteng saat ini ada lima profesor.

Jumlaf profesor yang ada di Unika Santo Paulus Ruteng ada lima. Tiga profesor lainnya yakni Prof. Dr. Yohanes Servatius Lon, M.A; Prof. Dr. Sebastianus Menggo, M.Pd; dan Prof. Dr. Hieronimus Canggung Darong, S.S, kata Rektor Manfred Habur.

Curiculum Vitae Prof Dr. Maksimus Regus

Mgr. Dr. Maksimus Regus merupakan sulung dari lima bersaudara pasangan Bapa Vitkor Regus dan Mama Theresia Jaira kelahiran Todo Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai pada 23 September 1973.

Maksimus Regus kecil memulai pendidikan SD di SDK Woang Ruteng 1981-1986. Setamat SD, ia melanjutkan pendidikan di SMP-SMA Seminari Pius XII Kisol 1986-1992. Setamat SMA, ia melanjutkan formasi/pendidikan di Tahun Orietasi Rohani (TOR) Seminari Tinggi Ritapiret 1992/1993.

Ia memulai studi Filsafat di Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero 1993-1996. Seusai belajar filsafat, Mgr. Maksimus menjalani Tahun Orientasi Pastoral (TOP) di Seminari Pius XII Kisol tahun 1996/1998.

Baca Juga :  Dongkrak PAD, Dinas Perdagangan Manggarai Barat Lakukan PKS dengan Pelaku Usaha

Seusai TOP, ia melanjutkan studi Teologi di IFTK Ledalero tahun 1999-2001.Mgr. Maksmus ditahbiskan menjadi imam oleh Mgr. Eduardus Sangsun, SVD pada 10 Agustus 2001.

Setelah menjalani tugas di lembaga pendidikan pascaditabiskan, ia kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Indonesia dalam Bidang Sosiologi lulus pada tahun 2009. Selama menyelesaikan studi program pascasarjana, Mgr. Maksimus juga dipercaya menjadi Direktur Parrhesia Institute Jakarta.

Studi doktoral diselesaikannya di The International Institute, Universitas Tilburg Belanda lulus pada tahun 2017.
Sebelum dipercaya Vatikan menjadi Uskup KLB, Mgr. Maksimus Regus mengemban tugas sebagai Rektor Unika Indonesia Santo Paulus Ruteng sejak tahu 2023.

Pada 21 Juni 1924, Tahta Suci Vatikan mempercayakan RD. Dr. Maksimus Regus menjadi Uskup Keuskupan Labuan Bajo (KLB). Mgr, Maksimus Regus ditahbiskan menjadi Uskup Labuan Bajo pada 1 November 2024.

Sejak kuliah di ITFK Ledalero hingga saat ini, Mgr. Maksmius Regus telah menghasilkan dan menerbitkan buku puluhan buku dari pelbagai bidang di antaranya bidang sosiologis, politik, budaya, agama, dan bidan-bidang kemanusiaan lainnya.

Buku perdana karyanya berjudul Republik Sialan yang diterbitkan oleh penerbit Ledalero tahun 2003. Buku ini termasuk fenomenal karena tercatat buah karya yang dihasilkannya saat ia masih berstatus mahasiswa IFTK Ledalero.*

Penulis : Wall Abulat

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bangunan di Biara Kongregasi SMI Habi Alami Keretakan Akibat Gempa Flores
Sambangi Posko IKAL Lemhannas RI Peduli di Ngada, Brigjen Agus Setiawan Pastikan Bantuan Tersalurkan Secara Cepat, Tepat dan Merata
Yayasan Ichlas Bhakti Surabaya Salurkan Bantuan Bagi Biara SMI di Desa Habi
Carmenita Rosalia Lamba, Putri Pariwisata Indonesia 2026 Pulang ke Kampung Halaman
Nakes Puskesmas Weleng dan BKK Kelas I Kupang Sasar 1.300 Penyintas Gempa di Pedalaman Terpencil Manggarai Timur
Carmenita Lamba Angkat Pariwisata NTT ke Panggung Nasional
Kunjungan Yapersukma Pusat Ruteng dan Tim Healing Hadirkan Sukacita di SDK Wudi Kecamatan Cibal
Pasca Gempa Flores, SDK Reo 3 Gelar Rapat Dengar Pendapat dengan Orang Tua Murid Di Bawah Tenda Tanggap Darurat
Berita ini 418 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:25 WITA

Bangunan di Biara Kongregasi SMI Habi Alami Keretakan Akibat Gempa Flores

Jumat, 4 September 2026 - 20:08 WITA

Sambangi Posko IKAL Lemhannas RI Peduli di Ngada, Brigjen Agus Setiawan Pastikan Bantuan Tersalurkan Secara Cepat, Tepat dan Merata

Jumat, 4 September 2026 - 19:42 WITA

Yayasan Ichlas Bhakti Surabaya Salurkan Bantuan Bagi Biara SMI di Desa Habi

Jumat, 4 September 2026 - 18:09 WITA

Carmenita Rosalia Lamba, Putri Pariwisata Indonesia 2026 Pulang ke Kampung Halaman

Jumat, 4 September 2026 - 17:31 WITA

Nakes Puskesmas Weleng dan BKK Kelas I Kupang Sasar 1.300 Penyintas Gempa di Pedalaman Terpencil Manggarai Timur

Berita Terbaru