Stabil, Harga Beras di Labuan Bajo - FloresPos Net

Stabil, Harga Beras di Labuan Bajo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pasar rakyat Batu Cermin Labuan Bajo Mabar NTT, Selasa (27/1/2026).

Suasana pasar rakyat Batu Cermin Labuan Bajo Mabar NTT, Selasa (27/1/2026).

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Harga beras di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT cendrung stabil. Ditengarai bertepatan dengan musim Panen.

Warsiti, juragan beras di Labuan Bajo ibu kota Mabar, mengatakan, harga beras yang dia jual selama ini sama, tidak naik tidak turun. Cendrung stabil.

Kepada media ini di markas dagangannya di pasar rakyat Batu Cermin Labuan Bajo, Selasa (27/1/2026), Warsiti, mengungkapkan, harga beras yang mereka jual bervariasi, terpegantung jenis dan asal beras bersangkutan. Berkisar Rp13 ribu sampai Rp16 ribu per kilogram (kg).

Baca Juga :  Pelayanan Kepada Petani Harus Tetap Prima Walau PPL Ditarik Ke Pusat

Warsiti yang akrab disapa Umi Warsiti tersebut mengatakan, pasaran beras lokal Mabar berkisar antara Rp13 ribu hingga Rp15 ribu/kg. Beras jenis ciherang seharga Rp15 ribu/kg, beras jenis IR seharga Rp14 ribu/kg, dan satu lagi beras lokal yang harganya Rp13 per kilogram.

“Ini beras lokal Manggarai Barat semua. Selama ini di petani mungkin panen terus sehingga harganya stabil. Baik juga,” katanya tanpa sebut nama beras lokal seharga Rp13 ribu tersebut.

Lanjut Umi Warsiti, khusus beras dari Sulawesi yang dia jual selama ini harganya Rp16 ribu per kilogram.

Baca Juga :  Reses Fian Moa Mesi di Perumnas Ende, Ini Aspirasi, Harapan dari Warga dan Pemuda

“Nama beras ini bramo. Kata orang begitu. Selama ini saya juga jual beras ini,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama sejumlah pedagang beras yang lain di pasar rakyat Batu Cermin, juga bernada serupa. Mereka antara lain mengaku Erna, Titi, dan Kalsum.

Seorang konsumen yang mengaku bernama Yanto, warga Labuan Bajo, pada kesempatan yang sama, juga senada.

“Selama ini saya selalu beli beras di pasar ini. Harganya masih tetap sama, antara Rp. 13 ribu sampai Rp.16 ribu per kilogram. Stabil,”katanya.*

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Bupati: Saya Tidak Ada Hubungan dengan Akun Palsu, Tidak Bagus Wartawan Diserang
Setelah Pertemuan Tertutup Soal Sempadan Ndao, Ini Kata Pedagang dan Bupati Ende
Erosi Solidaritas Merusak Kemajuan Kehidupan Berkoperasi
Bangunan Sekolah Rusak Ringan Akibat Gempa, Kadis PKO Flotim: Upayakan KBM Tetap Berjalan
Kosmas Lawa Bagho Target Kopdit Serviam Tumbuh di Era Persaingan
RAT Koperasi Sinar Harapan Malapedho, Tinus Madha Terpilih Kembali Jadi Ketua Pengurus
Wabup Ende Apresiasi Komitmen Kopdit Serviam Perkuat Ekonomi Masyarakat
Sepuluh SMP di Ende Ikut Turnamen Mini Soccer Sanvin Cup 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 16:58 WITA

Bupati: Saya Tidak Ada Hubungan dengan Akun Palsu, Tidak Bagus Wartawan Diserang

Selasa, 14 April 2026 - 16:20 WITA

Setelah Pertemuan Tertutup Soal Sempadan Ndao, Ini Kata Pedagang dan Bupati Ende

Senin, 13 April 2026 - 20:44 WITA

Erosi Solidaritas Merusak Kemajuan Kehidupan Berkoperasi

Senin, 13 April 2026 - 13:16 WITA

Kosmas Lawa Bagho Target Kopdit Serviam Tumbuh di Era Persaingan

Senin, 13 April 2026 - 10:06 WITA

RAT Koperasi Sinar Harapan Malapedho, Tinus Madha Terpilih Kembali Jadi Ketua Pengurus

Berita Terbaru

Opini

Doa, Etika Publik dan Harapan Perdamaian

Selasa, 14 Apr 2026 - 11:26 WITA

Opini

Kondisi Fiskal Flores Timur dan Euforia Pencinta Sepak Bola

Selasa, 14 Apr 2026 - 09:35 WITA

Nusa Bunga

Erosi Solidaritas Merusak Kemajuan Kehidupan Berkoperasi

Senin, 13 Apr 2026 - 20:44 WITA