LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), mendorong petani daerah itu menanam ubi jalar.
Kegiatan untuk mendukung program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) tersebut melalui pemberdayaan Kelompok Tani (Poktan) di Mabar.
Demikian Ahmad Rudi, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan pada Dinas TPHP Mabar melalu WA yang diterima media ini, Rabu (3/12/2025) malam.
Menurut Rudi, ubi jalar tersebut ditanam pada lahan seluas 3000 M2, tersebar di 3 desa di Kecamatan Komodo-Mabar, yaitu Desa Batu Cermin, Golo Bilas, dan Desa Gorontalo.
Di Desa Batu Cermin ada di Poktan Matahari, 1000 M2. Kemudian di Poktan Mawar Desa Golo Bilas 1000 M2, dan di Poktan Wae Belang Desa Gorontalo 1000 M2. Sumber bibit/stek ubi dari Poktan Wae Belang, sudah bersertifikat kelas BR.
Lanjut Rudi, program P2B ubi jalar dalam rangka mendukung Program MBG dengan memanfaatkan pangan lokal yang ada.
Dinas TPHP Mabar terus mengajak dan mendorong petani untuk memanfaatkan lahan kosong dengan menanam berbagai komoditi pertanian, baik tanaman serealia, palawija serta aneka umbian.
Harapannya, kelak mampu memenuhi kebutuhan pangan seperti beras, jagung serta umbian. Semua ini untuk meningkatkan gizi masyarakat, serta menambah pendapatan petani.
Lanjut Rudi, terkait program ini Pemkab Mabar, dalam hal ini Dinas TPHP, berkolaborasi dengan TNI dan POLRI turun dan hadir bersama petani melakukan gerakan tanam (Gertam) ubi jalar di Kelompok tani Wae Belang Desa Gorontalo Kecamatan Komodo Mabar pada Rabu 3 Desember 2025.
Penanaman ubi jalar program Kementerian Pertanian (Kementan), khususnya Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dan Direktorat Aneka Kacang dan Umbi melalui program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dan Gerakan Tanam (Gertam).
Program ini meliputi penyaluran bibit, pelatihan praktik terbaik, bimbingan teknis, dan pendampingan hilirisasi produk olahan seperti keripik.
Hadir dalam kegiatan ini jajaran Dinas TPHP Mabar, perwakilan TNI dan POLRI, para penyuluh pertanian BPP kecamatan Komodo, Petugas POPT kecamatan Komodo serta anggota Poktan Wae Belang sebagai salah satu kelompok tani penerima manfaat kegiatan Pekarangan Pangan Bergizi TA.2025 di Mabar. *
Penulis : Andre Durung
Editor : Anton Harus










