Pedagang Pasar Wuring Mulai Melapor ke Pengelola Pasar Alok Maumere Jelang Pemindahan - FloresPos Net

Pedagang Pasar Wuring Mulai Melapor ke Pengelola Pasar Alok Maumere Jelang Pemindahan

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Sejumlah pedagang yang selama ini berjualan di lokasi Pasar Wuring, khususnya dari kelompok pedagang tekstil (rombengan) mulai melapor ke pengelola Pasar Alok hari ini Rabu (3/12/2025) sebagai bagian dari proses relokasi yang sedang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sikka.

Pelaporan ini merupakan langkah awal untuk mendata ulang pedagang yang akan menempati lapak di Pasar Alok setelah penertiban aktivitas Pasar Wuring dilakukan oleh Satuan Tugas Penertiban berdasarkan Pengumuman Bupati Sikka.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Sikka, Verdinando Lepe menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan para pedagang yang telah mengikuti prosedur pemindahan sesuai imbauan pemerintah.

Baca Juga :  Dua Alumna Pesantren Senang Lanjutkan Pendidikan di SMAS Santo Gregorius Reo

“Kami berterima kasih karena para pedagang tekstil sudah mulai datang melapor. Ini menunjukkan komitmen dan kerja sama yang baik antara pedagang dan pemerintah. Pendataan hari ini sangat penting agar penempatan kios atau lapak di Pasar Alok dapat dilakukan secara tertib dan adil,” ujarnya.

Verdi sapaannya menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sikka memastikan seluruh pedagang yang terdata akan mendapatkan tempat sesuai zonasi yang sudah disiapkan.

“Kami menjamin tidak ada pedagang yang dirugikan. Penataan ini justru untuk memberikan ruang usaha yang lebih layak, tertib, serta mendukung kenyamanan pembeli. Kami harap semua pedagang yang belum melapor segera mengikuti proses ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Fraksi Partai Golkar DPRD Sikka Menyoroti Tunjangan Guru 3T dan Kapus yang Sudah Lama Mengabdi

Relokasi pedagang Pasar Wuring ke Pasar Alok merupakan bagian dari upaya pemerintah menata kawasan perdagangan, meningkatkan kenyamanan aktivitas jual beli, serta memastikan keselamatan masyarakat dari potensi risiko di wilayah pesisir.

Proses pendataan pedagang masih akan berlangsung beberapa hari ke depan, dan pengelola Pasar Alok membuka layanan sejak pagi untuk memfasilitasi para pedagang yang datang melaporkan diri. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 689 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA