ENDE, FLORESPOS.net-Persekota Kota Kupang akhirnya melaju ke babak delapan besar Piala Gubernur Liga IV ETMC XXXIV setelah memulangkan Persamba Mabar melalui drama adu pinalti di babak 16 besar, Rabu (27/11/2025) malam di Stadion Marilonga.
Sebelum pinalti kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak ekstra time. Persekota Kupang akhirnya lolos ke babak selanjutnya setelah menang dengan skor 5-4 di laga tersebut.
Pada babak adu pinalti, dua eksekutor dari Persamba gagal menjalankan tugas dan satu pemain dari Kota Kupang juga gagal dalam tugas.
Anton Kia, Pelatih Persekota Kupang usai pertandingan mengatakan fase ini adalah fase gugur maka tim Persekota Kupang sudah mengantisipasi dengan melakukan latihan tendangan pinalti.
“Kami tahu babak ini adalah kalah gugur maka dalam latihan sudah disiapkan. Dua hari kemarin latihan khusus untuk pinalti. Kami siapkan 12 orang untuk jadi eksekutor,” katanya.
Ia juga mengomentari salah satu pemain seniornya yang gagal mengeksekusi pinalti. Menurutnya pemain itu mungkin terlihat tidak tenang dan kurang fokus saat menjalankan tugas.
“Saat latihan selama dua hari mereka melakukan dengan baik. Mungkin di laga ini kurang fokus karena faktor stamina”.
Anton Kia juga mengakui permainan dari Persamba Mabar. Ia mengatakan Mabar bermain dengan bola cepat dan langsung ke daerah pertahanan maka Persekota terlihat lebih bermain bertahan dan sesekali melakukan serangan.
“Mereka main cepat dengan umpan panjang ke daerah maka anak-anak lebih sering menjaga daerah. Sesekali baru menyerang. Tapi puji tuhan kami memenangkan laga ini”.
Jalannya Laga
Sejak awal laga Persamba Mabar langsung mengambil inisiatif menyerang. Mereka menekan pertahanan Persekota Kupang pada sepuluh menit awal laga dan menciptakan satu peluang dari jarak dekat.
Beruntung bagi Persekota tendangan pemain Persamba Mabar masih bisa diblok oleh penjaga gawang.
Setelah ancaman itu Persekota mulai merespon. Alsan Sanda (8) mulai mengkordinir rekan- rekannya untuk keluar menyerang. Kedua tim mulai saling mengancam.
Laga berlangsung cukup keras dan kerap terjadi pelanggaran. Persamba kembali mengancam di menit terakhir melalui tendangan di area kotak yang masih bisa diblok oleh penjaga gawang. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Masuk di babak kedua tim masih bermain aman di daerah masing – masing. Setelah sepuluh menit berlangsung kedua tim mulai menyajikan permainan menyerang dan memperagakan permainan keras tanpa kompromi.
Barisan belakang dari kedua tim masih sulit ditembus. Saling serang di laga ini tak terhindar namun tak ada satu pun gol yang tercipta hingga babak kedua usai.
Laga pun dilanjutkan ke babak ekstra time. Di babak pertama ekstra time Persamba Mabar lebih menekan dan menciptakan beberapa peluang.
Tepat di menit ke-99 terjadi pelanggaran di depan mulut gawang Persekota. Satu tendangan bebas mendatar dari Persamba Mabar masih membentur pemain Persekota. Bola hanya melebar di samping gawang Persekota.
Wasit memberikan tendangan pojok untuk Persamba Mabar. Setelah tendangan pojok terjadi kemelut di depan gawang Persekota dan terjadilah petaka di kubu Persekota.
Owen (19) memanfaatkan bola liar di depan gawang, melepaskan tendangan keras dan membawa Persamba unggul di menit ke 101.
Setelah gol ini Persekota keluar menyerang untuk menyamakan kedudukan. Upaya anak- anak Kota Kupang berbuah manis di menit ke 107.
Arki Yohanes (7) berhasil menjebol gawang Persamba Mabar dan menyamakan kedudukan. Gol ini bertahan hingga babak ekstra time berakhir.
Laga dilanjutkan ke babak adu pinalti. Di babak adu pinalti tim Persekota Kupang menang dengan skor 5-4.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










