AWK Dorong Pemkab Ende Perbanyak Usulan Lahan Cetak Sawah Rakyat ke Kementan - FloresPos Net - Page 2

AWK Dorong Pemkab Ende Perbanyak Usulan Lahan Cetak Sawah Rakyat ke Kementan

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 14:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kata AWK sekarang harga jual gabah dan jagung sudah naik maka petani didorong untuk memanfaatkan lahan yang masih tidur.

Harga jual gabah saat ini bervariasi. Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) ditetapkan sebesar Rp6.500 per kg per 15 Januari 2025. Sementara itu, harga gabah di pasar atau tingkat petani saat ini bisa mencapai sekitar Rp8.000 per kg. Sedangkan harga jual jagung sebesar Rp 5.500.

Menjawab aspirasi kepala desa terkait dengan ketiadaan lahan untuk cetak sawah di desa, kata AWK, desa tersebut bisa mengusulkan lahan untuk komoditi lain asal usulan itu diinput melalui Calon Petani Calon Lokasi (CPCL).

Baca Juga :  Astra Group Salurkan 30 Paket Sembako Bagi Wartawan di Sikka

Kepala Dinas Pertanian Ende, Gadir Dean mengatakan pada tahun 2025 Ende diberikan jatah dari Kementan 158 hektar namun hingga November baru 72 hektar sudah ditetapkan berdasarkan hasil Survei Investigasi Desain (SID).

Gadir mengatakan saat ini Dinas Pertanian bersama PPL sedangkan melakukan pendekatan dengan masyarakat dan mosalaki (tokoh adat) untuk mendapatkan lahan.

“Ini kan proyek multiyears maka kita masih melakukan pendekatan dengan petani terkait dengan beberapa lahan yang memenuhi syarat”.

Untuk tahun 2026 Ende mendapatkan jatah 500 hektar lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR). Gadir berharap BPP dan PPL melakukan pendekatan dengan petani dan pemilik lahan agar bisa mencapai target tersebut.

Baca Juga :  Di Rumah Pengasingan Ende Megawati Kukuhkan dan Saksikan Kesepakatan Jaket Soekarno

Wakil Bupati Ende, Domi Mere yang hadir pada kegiatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan Komite II DPD RI yang selalu memperhatikan NTT dan Kabupaten Ende.

Wabup Ende juga mengatakan bahwa meskipun di tengah efisiensi dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian terus mengalir seperti air.

Dikatakan Wabup Ende pangan adalah hak asasi dan investasi masa depan. Jika daerah yang ketersediaan pangannya kurang maka akan berpengaruh pada kondisi tumbuh anak dan masa depan sebuah daerah.

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 182 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA