AWK Dorong Pemkab Ende Perbanyak Usulan Lahan Cetak Sawah Rakyat ke Kementan - FloresPos Net

AWK Dorong Pemkab Ende Perbanyak Usulan Lahan Cetak Sawah Rakyat ke Kementan

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 14:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Wakil Ketua Komite II, DPD RI, Angelius Wake Kako (AWK) mendorong Pemerintah Kabupaten Ende melalui Dinas Pertanian untuk memperbanyak usulan lahan cetak sawah baru atau Cetak Sawah Rakyat (CSR) dari daerah ini ke Kementrian Pertanian.

Usulan dari daerah mesti lebih banyak karena saat ini negara sudah mengalokasikan anggaran cukup besar ke Kementrian Pertanian untuk cetak sawah baru atau Cetak Sawah Rakyat (CSR) guna mendukung program presiden, Swasembada Pangan.

“Anggaran cukup banyak di Kementrian Pertanian maka kita harus menangkap anggaran itu dengan cara mengusulkan lebih benyak lagi”.

Kata Senator AWK saat kegiatan Kolaborasi dan Advokasi Program Swasembada Pangan Kabupaten Ende bersama DPD RI, Kementrian Pertanian RI dan Pemerintah Daerah di Aula Kantor Camat Wewaria, Selasa (18/11/2025) siang.

Baca Juga :  Dermaga Ende Ambruk, Bupati Djafar Gerak Cepat Pindahkan Aktivitas ke Pelabuhan Ipi

AWK mengatakan saat ini usulan dari daerah terkait lahan cetak sawah baru ke Kementrian Pertanian belum maksimal. Ia meminta pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian dan jajaran hingga ke PPL di lapangan untuk menginput potensi lahan cetak sawah rakyat (CSR) dan mengusulkan ke Kementrian Pertanian.

“Kita usul saja tidak maksimal, bagaimana mau dapat lebih banyak. Sekarang mari kita data lahan potensi untuk diusulkan ke Kementrian Pertanian karena Ende punya lahan potensi yang cukup luas”.

Sebagai Senator dari daerah ini, kata AWK, dirinya akan berkordinasi dengan Kementrian Pertanian terkait dengan usulan dari daerah.

Baca Juga :  Bulog Ende Distribusi Beras 5 Ton di Kegiatan Pasar Murah Mautapaga

“Kami ada di sana maka usul saja, pasti akan dibantu. Uang yang ada di Kementrian Pertanian itu harus kita ambil, maka harus usul lebih banyak”.

AWK juga mengatakan terkait dengan program swasembada pangan, Dinas Pertanian akan lebih karena menjadi ujung tombak di lapangan. Dinas Pertanian harus bergerak lebih aktif mencari lahan potensi untuk cetak sawah baru agar daerah ini mencapai swasembada pangan.

Realitas selama ini banyak lahan pertanian di NTT belum dimanfaatkan dengan baik atau masih tidur. Fakta itu bukan karena orang NTT malas tetapi harga jual hasil pertanian di pasar yang rendah.

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati: Saya Tidak Ada Hubungan dengan Akun Palsu, Tidak Bagus Wartawan Diserang
Setelah Pertemuan Tertutup Soal Sempadan Ndao, Ini Kata Pedagang dan Bupati Ende
Erosi Solidaritas Merusak Kemajuan Kehidupan Berkoperasi
Bangunan Sekolah Rusak Ringan Akibat Gempa, Kadis PKO Flotim: Upayakan KBM Tetap Berjalan
Kosmas Lawa Bagho Target Kopdit Serviam Tumbuh di Era Persaingan
RAT Koperasi Sinar Harapan Malapedho, Tinus Madha Terpilih Kembali Jadi Ketua Pengurus
Wabup Ende Apresiasi Komitmen Kopdit Serviam Perkuat Ekonomi Masyarakat
Sepuluh SMP di Ende Ikut Turnamen Mini Soccer Sanvin Cup 2026
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 16:58 WITA

Bupati: Saya Tidak Ada Hubungan dengan Akun Palsu, Tidak Bagus Wartawan Diserang

Selasa, 14 April 2026 - 16:20 WITA

Setelah Pertemuan Tertutup Soal Sempadan Ndao, Ini Kata Pedagang dan Bupati Ende

Senin, 13 April 2026 - 20:44 WITA

Erosi Solidaritas Merusak Kemajuan Kehidupan Berkoperasi

Senin, 13 April 2026 - 13:16 WITA

Kosmas Lawa Bagho Target Kopdit Serviam Tumbuh di Era Persaingan

Senin, 13 April 2026 - 10:06 WITA

RAT Koperasi Sinar Harapan Malapedho, Tinus Madha Terpilih Kembali Jadi Ketua Pengurus

Berita Terbaru

Opini

Doa, Etika Publik dan Harapan Perdamaian

Selasa, 14 Apr 2026 - 11:26 WITA

Opini

Kondisi Fiskal Flores Timur dan Euforia Pencinta Sepak Bola

Selasa, 14 Apr 2026 - 09:35 WITA

Nusa Bunga

Erosi Solidaritas Merusak Kemajuan Kehidupan Berkoperasi

Senin, 13 Apr 2026 - 20:44 WITA