Delegasi 13 Negara Pasifik Bahas Kerja Sama Budaya di Kupang - FloresPos Net - Page 2

Delegasi 13 Negara Pasifik Bahas Kerja Sama Budaya di Kupang

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 09:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Semoga pameran ini memberi gambaran kepada saudara-saudara kita dari Pasifik tentang betapa kaya dan beragamnya budaya Indonesia, sebuah mega diversity yang menjadi kebanggaan dunia,” papar Fadli Zon.

Wali Kota Kupang, dokter Christian Widodo menjelaskan, kegiatan ini sejatinya telah berlangsung pada 3 November melalui program residensi budaya yang melibatkan pelaku budaya dari berbagai negara Pasifik.

Baca Juga :  Stakeholder Pendidikan Diundang Bahas Pergub NTT Terkait Pendanaan Pendidikan

Ia mengatakan, ajang IPACS tidak hanya mempererat hubungan budaya, tetapi juga membuka pintu kerja sama ekonomi dan pertukaran gagasan antarnegara di kawasan Pasifik.

“Selain pertukaran budaya dan silaturahmi, yang lebih penting adalah ini jadi pintu masuk kerja sama antarnegara Pasifik. Peluang ekonomi dan perdagangan bisa terbuka lewat budaya,” ujar Christian.

Acara ini dihadiri para menteri kebudayaan dari berbagai negara Pasifik, antara lain Menteri Pariwisata, Seni, dan Budaya Papua Nugini, Menteri Kebudayaan, Warisan, dan Seni Fiji, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Kepulauan Solomon.

Baca Juga :  Luar Biasa Antusiasme Warga Kota Ende Datang Ke TPS untuk Mencoblos

Menteri Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan Kaledonia Baru serta sejumlah Delegasi IPACS lainnya. Turut hadir Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk. *

Penulis : Leo Ritan

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit
Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok
Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan
Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara
5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo
Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan
Dirjen Dukcapil RI Gandeng Dukcapil Nagekeo, Layani Penggantian Dokumen Kependudukan Gratis untuk Korban Gempa
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:26 WITA

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WITA

Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:01 WITA

5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo

Berita Terbaru

Opini

Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:46 WITA