ENDE, FLORESPOS.net-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar festival Industri Kecil Menengah (IKM) di Ende sejak 16 hingga 18 Oktober 2025 lalu di lapangan Pancasila.
Festival tersebut melibatkan para pelaku usaha Industri Kecil Menengah dan UMKM di Ende. Para pelaku usaha memajangkan produk usahanya pada kegiatan tersebut.
Festival ini menjadi ruang bagi pelaku usaha mempromosikan produk usahanya kepada masyarakat dan meningkatkan kualitas produknya.
Selain itu momen ini juga menjadi sarana menumbuhkan semangat pelaku usaha di di Kabupaten Ende.
Festival IKM di Ende di buka oleh Wakil Bupati Ende, Dr Domi Mere.
Gubernur NTT, Melki Laka Lena dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wabup Ende Domi Mere saat membuka kegiatan mengatakan Festival IKM merupakan implementasi nyata dari Dasa Cita 1 Melki-Jhoni, yakni “Dari Ladang dan Laut ke Pasar Efisiensi, Modern dan Aman.”
Pemerintah Provinsi NTT ingin memastikan bahwa setiap hasil kerja keras masyarakat, khususnya dari sektor pertanian, perikanan, dan peternakan yang diolah oleh pelaku IKM, benar-benar terhubung dengan pasar yang lebih luas dan modern.
Produk-produk unggulan NTT seperti kopi, tenun ikat, madu, hasil perikanan, serta aneka pangan olahan, memiliki daya saing tinggi dan nilai filosofis yang kuat.
Produk-produk tersebut tidak hanya mencerminkan kreativitas dan kearifan lokal, tetapi juga menjadi potensi ekonomi yang layak dipasarkan secara nasional bahkan internasional.
Festival IKM ini menjadi momentum penting untuk membangun rantai nilai dan pasok yang berkelanjutan dan berdampak pada perputaran ekonomi dari setiap produk.
“Ini bukan sekadar pameran tapi gerakan ekonomi kerakyatan. Pemerintah hadir untuk memfasilitasi dan meminimalisir berbagai persoalan klasik IKM seperti mutu, jumlah, kontinuitas, hingga harga produk,” kata Gubernur NTT.
Melalui festival ini para pelaku IKM didorong untuk meningkatkan kualitas produk agar sesuai dengan selera pasar. Pemerintah juga mendorong terciptanya kesepakatan bisnis antara produsen dan pembeli sebagai bukti bahwa produk IKM NTT telah memenuhi standar dan kebutuhan masyarakat.
NTT Mart
Untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, kata Gubernur NTT, pemerintah provinsi akan meluncurkan NTT Mart di Kota Ende.
NTT Mart akan jadi platform strategis untuk promosi dan pemasaran produk IKM dengan konsep yang lebih inovatif dan modern.
“Dari Ende, kita ingin lahirkan semangat baru bagi kebangkitan IKM NTT. Semangat untuk mengolah hasil bumi dan laut sendiri, menjual dengan merek sendiri, dan menembus pasar nasional bahkan internasional dengan identitas Flobamorata yang kuat,” katanya. *
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










