Festival IKM Jadi Ruang Bagi Pelaku Usaha Tingkatkan Kualitas Produk - FloresPos Net

Festival IKM Jadi Ruang Bagi Pelaku Usaha Tingkatkan Kualitas Produk

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 16:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar festival Industri Kecil Menengah (IKM) di Ende sejak 16 hingga 18 Oktober 2025 lalu di lapangan Pancasila.

Festival tersebut melibatkan para pelaku usaha Industri Kecil Menengah dan UMKM di Ende. Para pelaku usaha memajangkan produk usahanya pada kegiatan tersebut.

Festival ini menjadi ruang bagi pelaku usaha mempromosikan produk usahanya kepada masyarakat dan meningkatkan kualitas produknya.
Selain itu momen ini juga menjadi sarana menumbuhkan semangat pelaku usaha di di Kabupaten Ende.

Festival IKM di Ende di buka oleh Wakil Bupati Ende, Dr Domi Mere.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wabup Ende Domi Mere saat membuka kegiatan mengatakan Festival IKM merupakan implementasi nyata dari Dasa Cita 1 Melki-Jhoni, yakni “Dari Ladang dan Laut ke Pasar Efisiensi, Modern dan Aman.”

Baca Juga :  SMK Kunci Ilmu Ende, Jamin Pendidikan Anak di Tengah Efisiensi

Pemerintah Provinsi NTT ingin memastikan bahwa setiap hasil kerja keras masyarakat, khususnya dari sektor pertanian, perikanan, dan peternakan yang diolah oleh pelaku IKM, benar-benar terhubung dengan pasar yang lebih luas dan modern.

Produk-produk unggulan NTT seperti kopi, tenun ikat, madu, hasil perikanan, serta aneka pangan olahan, memiliki daya saing tinggi dan nilai filosofis yang kuat.

Produk-produk tersebut tidak hanya mencerminkan kreativitas dan kearifan lokal, tetapi juga menjadi potensi ekonomi yang layak dipasarkan secara nasional bahkan internasional.

Festival IKM ini menjadi momentum penting untuk membangun rantai nilai dan pasok yang berkelanjutan dan berdampak pada perputaran ekonomi dari setiap produk.

“Ini bukan sekadar pameran tapi gerakan ekonomi kerakyatan. Pemerintah hadir untuk memfasilitasi dan meminimalisir berbagai persoalan klasik IKM seperti mutu, jumlah, kontinuitas, hingga harga produk,” kata Gubernur NTT.

Baca Juga :  Kami Ambil Sikap Walk Out Karena Dirugikan, Yance :  Harus Ikut Prosedur 

Melalui festival ini para pelaku IKM didorong untuk meningkatkan kualitas produk agar sesuai dengan selera pasar. Pemerintah juga mendorong terciptanya kesepakatan bisnis antara produsen dan pembeli sebagai bukti bahwa produk IKM NTT telah memenuhi standar dan kebutuhan masyarakat.

NTT Mart

Untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, kata Gubernur NTT, pemerintah provinsi akan meluncurkan NTT Mart di Kota Ende.

NTT Mart akan jadi platform strategis untuk promosi dan pemasaran produk IKM dengan konsep yang lebih inovatif dan modern.

“Dari Ende, kita ingin lahirkan semangat baru bagi kebangkitan IKM NTT. Semangat untuk mengolah hasil bumi dan laut sendiri, menjual dengan merek sendiri, dan menembus pasar nasional bahkan internasional dengan identitas Flobamorata yang kuat,” katanya. *

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pemda Nagekeo dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sekdes Degalea
Sekolah Rakyat di Nagekeo Senilai Rp250 Miliar, Sekjen Kemensos: Lokasi Sangat Bagus
Meski Efisiensi Anggaran, Pemda Sikka Tetap Berusaha Penuhi Berbagai Program Prioritas
Kolaborasi Divers Alert Network, Kemenpar dan BPOLBF Perkuat SDM Keselamatan Wisata Bahari di Labuan Bajo
Sekjen Kemensos di Nagekeo: Sekolah Rakyat untuk Kemuliaan Wong Cilik, NTT Masuk 7 Besar Anak Putus Sekolah
Pemda Nagekeo Siapkan Lahan 8,1 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos: Segera Dibangun
Kemensos Salurkan Bantuan Rp308 Juta di Nagekeo, 30 Anak Terima Bantuan ATENSI
Sekjen Kemensos Tatap Muka dan Dialog di Nagekeo: ‘Negara Benar-Benar Hadir’
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:56 WITA

Pemda Nagekeo dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sekdes Degalea

Jumat, 17 April 2026 - 19:51 WITA

Sekolah Rakyat di Nagekeo Senilai Rp250 Miliar, Sekjen Kemensos: Lokasi Sangat Bagus

Jumat, 17 April 2026 - 19:37 WITA

Meski Efisiensi Anggaran, Pemda Sikka Tetap Berusaha Penuhi Berbagai Program Prioritas

Jumat, 17 April 2026 - 19:21 WITA

Kolaborasi Divers Alert Network, Kemenpar dan BPOLBF Perkuat SDM Keselamatan Wisata Bahari di Labuan Bajo

Jumat, 17 April 2026 - 16:12 WITA

Sekjen Kemensos di Nagekeo: Sekolah Rakyat untuk Kemuliaan Wong Cilik, NTT Masuk 7 Besar Anak Putus Sekolah

Berita Terbaru