Kami Ambil Sikap Walk Out Karena Dirugikan, Yance : Harus Ikut Prosedur - FloresPos Net

Kami Ambil Sikap Walk Out Karena Dirugikan, Yance :  Harus Ikut Prosedur 

- Jurnalis

Selasa, 13 Juni 2023 - 17:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net – Invitasi sepak bola Ema Gadi Djou Memorial (EGDM) Cup 2023 pada babak 16 besar diwarnai aksi protes dan walk out dari tim  Biru Muda Perkasa (BMP) Flores Timur.

Biru Muda Perkasa melakukan protes keras pada laga melawan Arwana FC, Minggu (11/6/2023) malam di Stadion Marilonga karena merasa dirugikan oleh wasit. Buntut dari protes ini BMP walk out dan meninggalkan Stadion Marilonga.

Manejer BMP, Bahrudin Ahmad kepada wartawan, Senin (12/6/2023) siang mengatakan tindakan itu dilakukan oleh BMP karena merasa dirugikan oleh wasit yang menganulir gol balasan di menit akhir laga melawan Arwana.

“Kami tidak bicara soal menang kalah tapi kita bicara keadilan dalam sepak bola demi kemajuan sepak bola di NTT. Kami ingin ada keadilan karena turnamen ini levelnya seperti ETMC,” katanya.

Bahrudin juga mengatakan oficila dan manajemen BMP merasa dirugikan karena keputusan wasit tersebut sangat kontroversi. Setelah keputusan itu wasit dan  pengawas pertandingan tidak memberikan jawaban terhadap protes dari BMP.

Baca Juga :  Unflor Ende Mengabdi di Nagekeo, Kolaborasi untuk Pembangunan Desa

“Kami sempat minta kehadiran AW 2 dihadirkan ke meja pengawas pertandingan untuk menjelaskan kepada kami. Tapi itu tidak bisa dipenuhi. Kami sangat kecewa karena dirugikan,” katanya.

BMP juga menolak menandatangani berita acara hasil pertandingan. Setelah laga dan insiden itu BMP langsung mengirim surat resmi ke pengawas pertandingan, panitia dan pihak keamanan.

Ketua panitia EGDM Bank NTT Cup 2023, Yohanes P. Luciany yang akrab disapa Yance dikonfirmasi Florespos.net, Senin (12/6/2023) sore mengatakan  bahwa masalah ini sudah dibahas bersama oleh pengawas pertandingan, panitia, pihak keamanan dan dihadiri oleh oficial BMP.

Kata Yance hasil dari pembahasan bersama tersebut tidak bisa menganulir keputusan wasit atau hasil pertandingan. Pertandingan itu sudah selesai dan hasilnya kemenangan 4-0 untuk Arwana FC.

“Skornya saat pertandingan itu 1-0, karena BMP meninggalkan lapangan atau walk out maka sesuai dengan aturan diitambah tiga gol,” katanya.

Baca Juga :  Dorong OPD Garap Maksimal Potensi PAD Manggarai Barat

Yance mengatakan berdasarkan hasil TM jika ada tim yang berkeberatan maka harus melakukan sesuai dengan prosedur dan juknis turnamen. Panitia menyayangkan sikap BMP yang meninggalkan lapangan dan tidak mengikuti prosedur sesuai dengan keputusan bersama di TM.

“Harusnya tetap berada di lapangan dan mengikuti prosedur sesuai dengan kesepakatan di saat TM. Ada mekanisme keberatan atau protes sesuai dengan regulasi dan juknis turnamen yang sudah dibahas bersama di TM,” katanya.

Yance juga menanggapi sikap BMP yang menolak menandatangani berita acara hasil pertandingan. Kata Yance itu hanya masalah administrasi dan tidak akan merubah hasil.

Terkait dengan sanksi dari panitia terhadap BMP, katanya, belum dibicarakan atau dibahas bersama oleh panitia.

“Kita belum bicarakan ini dan lihat perkembangan kedepannya,” Kata Yance.*

Penulis: Willy Aran/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Pemda Nagekeo dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sekdes Degalea
Sekolah Rakyat di Nagekeo Senilai Rp250 Miliar, Sekjen Kemensos: Lokasi Sangat Bagus
Meski Efisiensi Anggaran, Pemda Sikka Tetap Berusaha Penuhi Berbagai Program Prioritas
Kolaborasi Divers Alert Network, Kemenpar dan BPOLBF Perkuat SDM Keselamatan Wisata Bahari di Labuan Bajo
Sekjen Kemensos di Nagekeo: Sekolah Rakyat untuk Kemuliaan Wong Cilik, NTT Masuk 7 Besar Anak Putus Sekolah
Pemda Nagekeo Siapkan Lahan 8,1 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos: Segera Dibangun
Kemensos Salurkan Bantuan Rp308 Juta di Nagekeo, 30 Anak Terima Bantuan ATENSI
Sekjen Kemensos Tatap Muka dan Dialog di Nagekeo: ‘Negara Benar-Benar Hadir’
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:56 WITA

Pemda Nagekeo dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sekdes Degalea

Jumat, 17 April 2026 - 19:51 WITA

Sekolah Rakyat di Nagekeo Senilai Rp250 Miliar, Sekjen Kemensos: Lokasi Sangat Bagus

Jumat, 17 April 2026 - 19:37 WITA

Meski Efisiensi Anggaran, Pemda Sikka Tetap Berusaha Penuhi Berbagai Program Prioritas

Jumat, 17 April 2026 - 19:21 WITA

Kolaborasi Divers Alert Network, Kemenpar dan BPOLBF Perkuat SDM Keselamatan Wisata Bahari di Labuan Bajo

Jumat, 17 April 2026 - 16:12 WITA

Sekjen Kemensos di Nagekeo: Sekolah Rakyat untuk Kemuliaan Wong Cilik, NTT Masuk 7 Besar Anak Putus Sekolah

Berita Terbaru