Janda Asra dan Getir Hidup Setelah 8 Bulan Rumah Miliknya Ludes Terbakar - FloresPos Net - Page 2

Janda Asra dan Getir Hidup Setelah 8 Bulan Rumah Miliknya Ludes Terbakar

- Jurnalis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 18:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jumat 10 Oktober 2025, ia kembali ke rumah kenangan yang kini tinggal terlihat dua tiang bekas kebakaran.

Ia memegang satu tiang, melihat sekeliling dan meneteskan air mata. Hasrat kembali ke rumah belum terwujud. Hanya kalimat pendek keluar dari mulutnya

“Saya pingin tinggal di sini walau hanya satu kamar berdinding bambu,” katanya sambil mengusap air mata.

Rupanya tekanan kehidupan sudah ia rasakan. Uang bayar kos jadi beban hidupnya karena hanya mengharapkan penghasilan jualan kue itu pun ia titipkan di warung.

Baca Juga :  Paroki Kristus Raja Mbaumuku Ruteng Perkokoh Toleransi Agama Dalam Bingkai Rahmat Tahbisan Imam

Kini Asra menggugah hati dan memohon uluran tangan dari sesama untuk menghadirkan sebuah pondok diatas puing bangunan lama untuk berteduh dari terik mentari, hujan dan dinginnya malam.

Getir hidupnya, ia ceritakan ke beberapa jurnalis di Ende dan sesama yang peduli. Ia hanya meminta bantuan bangunan sederhana di atas tanah itu.

Baca Juga :  Uniflor Wisuda 472 Sarjana Baru, Paling Banyak dari Prodi Akuntansi

Para jurnalis dan tetangga yang peduli kemudian berniat menggalang bantuan mengurai getir hidup Asra Dewi dan anak dalam komunitas peduli” Koin Untuk Ende, Panggilan Kemanusiaan untuk Janda Azra Dewi”.

Mari kita membantu Asra Dewi dalam bentuk material bangunan dan uang. Hari ini dia, mungkin besok kita.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Sokar Watubala Cikal Bakal Yasbida, Dari Kegiatan Sosial Karitatif Menjadi Yayasan Formil (Kenangan 40 Tahun Yasbida St. Vinsensius, 24 September 2026)
Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?
Cerita Ketua RT Manchek Mbawu, Melayani Korban Gempa Flores dengan Sepenuh Hati
Geliat Ekonomi Mulai Bersemi di Balik Reruntuhan Bangunan Warga Reok Pasca Gempa Tektonik Flores
Lembah Colol Manggarai Timur: Surga Kopi Terbaik Kelas Dunia
Hampir Dua Tahun di Huntara, Pengungsi Lewotobi Menanam Harapan lewat Semangka
Gempa, Ketakutan, dan Misteri Sebuah Kepergian
Cinta yang Mencapai Tujuan dengan Cara yang Berbeda
Berita ini 280 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:05 WITA

Sokar Watubala Cikal Bakal Yasbida, Dari Kegiatan Sosial Karitatif Menjadi Yayasan Formil (Kenangan 40 Tahun Yasbida St. Vinsensius, 24 September 2026)

Selasa, 15 September 2026 - 19:26 WITA

Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?

Sabtu, 12 September 2026 - 20:10 WITA

Cerita Ketua RT Manchek Mbawu, Melayani Korban Gempa Flores dengan Sepenuh Hati

Kamis, 3 September 2026 - 14:07 WITA

Geliat Ekonomi Mulai Bersemi di Balik Reruntuhan Bangunan Warga Reok Pasca Gempa Tektonik Flores

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Lembah Colol Manggarai Timur: Surga Kopi Terbaik Kelas Dunia

Berita Terbaru

Deputi V BNPB dan Wabup gada,Bernadinus Dhey gebu.

Nusa Bunga

BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:36 WITA