LARANTUKA, FLORESPOS.net-Pasca pelaksanaan pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) baik pusat maupun daerah mempunyai tiga pekerjaan.
Tiga pekerjaan masa non tahapan dimaksud, yakni penguatan kelembagaan Bawaslu, sosialisasi pengawasan partisipasi bagi masyarakat dan pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (DPB).
Hal itu disampaikan Amrunur Muhammad Darwan, Anggota Bawaslu Provinsi NTT saat kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Kelembagaan Bawaslu Kabupaten Flores Timur, Selasa (7/10/2025).
Rakor Penguatan Kelembagaan Bawaslu digelar Bawaslu Flores Timur selama dua hari, Selasa dan Rabu (7-8/10/2025) di Hotel Sunrise Larantuka.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran dan diikuti para pemangku kepentingan, organisasi mahasiswa, partai politik, para akademisi dan media masa.
Amrunur Darwan mengatakan, kegiatan penguatan kelembagaan yang dilaksanakan Bawaslu Flores Timur tersebut merupakan salah satu kegiatan dalam masa non tahapan pemilu.
“Ada tiga kegiatan selama masa non tahapan pemilu. Penguatan kelembagaan yang digelar ini. Kedua, sosialisasi pengawasan partisipasi bagi masyarakat seperti di Bawaslu NTT itu Bawaslu Goes to Campus. Ketiga, pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (DPB),” katanya.
Rakor Penguatan Kelembagaan Bawaslu Flores Timur dimaksudkan untuk membangun kesamaan pemahaman, menganalisis permasalahan internal, membangun sinergi dan koordinasi serta mengevaluasi kinerja.
Sementara Wakil Bupati (Wabup) Flores Timur, Ignasius Boli Uran dalam sambutan membuka kegiatan mengingatkan pentingnya keberlanjutan peran Bawaslu sebagai institusi pengawas pemilu yang tidak hanya bersifat insidental, melainkan harus terus eksis dalam menjaga kualitas demokrasi di bumi Lamaholot.
Menurut Wabup Ignas Uran, pengawasan yang kuat dan partisipasi aktif masyarakat merupakan fondasi utama bagi keberhasilan proses demokrasi yang berkelanjutan.
“Kami berharap Bawaslu Flores Timur terus eksis dan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam setiap proses pemilu yang akan datang,” tegasnya.
Wabup Ignas Uran menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Bawaslu atas kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan selama pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak pada 27 November 2024 lalu.
Meskipun masih terdapat beberapa kekurangan, kata Wabup Ignas Uran, penyelenggaraan pesta demokrasi di Flores Timur berlangsung aman, lancar, dan mampu melahirkan pemimpin yang sah dan berintegritas.
Wabup Ignasius Uran juga menegaskan, dinamika politik yang terjadi tidak menyurutkan semangat Bawaslu untuk terus menjaga independensi dan profesionalisme.
“Saya mengucapkan terima kasih berlimpah kepada Bawaslu Flores Timur yang telah bekerja maksimal sehingga Pemilu dan Pilkada berjalan aman dan lancar, meskipun dinamika politik yang melelahkan,” ujarnya.
Rakor Penguatan Kelembagaan Bawaslu Kabupaten Flores Timur menghadirkan sejumlah pemateri. Subiran Paridamos Tenaga Ahli Komisi II DPR RI, Alwan Ola Riangtobi, pegiat pemilu, Amir Syarifudin Kiwan, akademisi, Ernesta Uba Wohon, akademisi, dan Amrunur Muhammad Darwan Anggota Bawaslu Provinsi NTT. *
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Anton Harus










