9 Inovator Jalani Tahapan Presentasi Usulan Lomba Inovasi Daerah Flores Timur - FloresPos Net

9 Inovator Jalani Tahapan Presentasi Usulan Lomba Inovasi Daerah Flores Timur

- Jurnalis

Rabu, 9 Agustus 2023 - 07:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Sebanyak 9 inovator mengikuti Lomba Inovasi Daerah Tahun 2023 tingkat Kabupaten Flores Timur, Provinsi NTT, menjalani tahapan presentasi atau wawancara terhadap usulan proposal inovasi dihadapan Tim Penilai.

Tahapan presentasi yang dilaksanakan dua hari, Selasa dan Rabu (8-9/8/2023) itu dibuka oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Flores Timur, Apolonia Corebima, SE., M.Si, di aula BP4D Flotim, Selasa (8/8/2023).

Ketua Tim Penilai, Syarif Wuran, S.Si., MT., mengatakan, pada presentasi, Tim Penilai mendalami proposal inovasi yang diusulkan melalui wawancara. Setelah tahapan tersebut, Tim Penilai melakukan uji petik lapangan terhadap inovasi yang masuk nominasi.

“Semuanya menjalani tahapan presentasi ini dengan baik. Semua inovasi yang diusulkan ini sangat kaya dan luar biasa,” katanya.

Adapun 9 inovator yang telah menjalani tahapan presentasi di hari pertama, yakni inovasi KB Mobile dari Puskesmas Nagi diusulkan oleh Maria Yakoba Eliriani, inovasi Bapeda dari Kecamatan Lewolema diusulkan oleh Elias Sayang Hala.

Seterusnya, inovasi Program Revolusi Pertanian dari Desa Gekeng Deran diusulkan oleh Fidelis Notan Tukan, inovasi Program Pipanisasi Air Bersih untuk Masyarakat dari Lewoloba diusulkan oleh Bernadus Jana Hurint.

Inovasi Kampung Creative dari Pledo diusulkan oleh Yose Finus, inovasi Madu Hutan Flores Timur dari Leraboleng diusulkan oleh Emanuel Serodi Kelen, inovasi Minuman Herbal Serei dan Bunga Telang dari Konga diusulkan oleh Totok Purwanto.

Inovasi Pemanfaatan Singkong dari Desa Tuwagoetobi diusulkan oleh Oktovianus Bali dan inovasi Kris Bel dari Kelurahan Balela diusulkan Lurah Balela, Yohanes Eka Putra Lamuri.

Baca Juga :  Ancaman Serius Akses Bagi Warga, Jalan Penghubung Lintas Utara-Selatan Flores Timur Tertimbun Material Lahar Dingin Lewotobi

Lomba Tahun Kedua

Kepala BP4D Kabupaten Flores Timur, Apolonia Corebima dalam sambutan membuka tahapan presentasi mengatakan, Lomba Inovasi Daerah tahun 2023 tersebut merupakan yang kedua kalinya atau tahun kedua digelar oleh BP4D Kabupaten Flores Timur.

Lomba Inovasi Daerah tingkat Kabupaten Flores Timur tersebut digelar, kata Nia Corebima, setelah pihaknya studi banding di Kabupaten Temanggung pada tahun 2021. Di Temanggung, tiap tahun dilombakan sehingga mendapat penilaian sangat inovatif dan daerah ini menjadi referensi inovasi daerah bagi daerah lain di Indonesia.

Nia Corebima mengaku senang dan bangga karena semakin banyak inovasi di Kabupaten Flores Timur yang bermunculan dan terpublikasi secara baik. Hal itu bisa dilihat dari jumlah inovasi yang masuk mengikuti lomba tersebut.

“Banyak inovasi di Kabupaten Flores Timur. Salah satunya bisa dilihat dari jumlah inovasi yang masuk ikut lomba. Tahun lalu (2022), ada 14 inovasi ikut lomba. Tahun ini meningkat menjadi 21 inovasi,” katanya.

“Seharusnya tahun ini bisa lebih banyak lagi, tapi kami tutup pendaftaran lebih cepat, seharusnya tutup pendaftaran 31 Agustus 2023. Mengingat pengumuman dan penyerahan penghargaan akan dilaksanakan pada 17 Agustus bertepatan HUT Kemerdekaan. Untuk ini kami mohon maaf, kita akan masukan untuk lomba tahun depan,” katanya.

Nia Corebima mengharapan dengan digelarnya lomba secara rutin tiap tahun, dapat menginspirasi dan memotivasi seluruh perangkat daerah Flores Timur, intansi, lingkungan pendidikan, bidang lainnya, LSM dan masyarakat melahirkan atau menciptakan inovasi-inovasi bagi daerah ini.

“Dua tahun lomba ini digelar, baru tiga kategori, yakni perangkat daerah lebih khusus di bidang kesehatan, desa dan kelurahan. Kategori bidang pendidikan dan kategori masyarakat umum. Kita berharap tahun-tahun berikutnya bisa lebih meluas dan kategori yang masuk ikut lomba lebih banyak lagi,” katanya.

Baca Juga :  Lempang Paji Kusayang, Lempang Paji-ku Malang

Pada kesempatan itu, Nia Corebima menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para penggagas (inovator) yang melahirkan inovasi dan sekaligus mengusulkan untuk mengikuti lomba tersebut.

Presentasi Hari Kedua

Berdasarkan data Tim Penilai, inovasi yang akan menjalani tahapan presentasi di hari kedua, yakni inovasi Laskar Pemantau Jentik dari Puskesmas Nagi diusulkan oleh Dionisius D. Y. Mahing.

Seterusnya, Inovasi Juri Gizi dari Kelurahan Ritaebang diusulkan oleh Camat Solor Barat, inovasi Inspeksi Kesehatan Lingkungan Rumah dan STBM Berbasis Online dari Puskesmas Nagi diusulkan oleh Eduardus Viktus Kledo Larantukan.

Inovasi Refleksi Pembelajaran Model 4F diusulkan oleh Valentinus Bala Kwaton, inovasi Simpul Inspirasi Kreasi Nusantara/Sinkron diusulkan oleh Agnes Da Noa.

Inovasi Pengembangan Pertanian Terpadu Jagung Di Tengah Ancaman Nyata Perubahan Iklim untuk Ketahanan Pangan dan Pakan dari Desa Tenawahang diusulkan oleh Bernadus Belawa Sogen.

Inovasi Gebrak Wastaki dari Desa Watobaya diusulkan oleh Yohanes Tupen, Inovasi Tabila dari Desa Nelelamadike diusulkan oleh Pius Pedang Melai.

Inovasi Pupuk Organik Cair Bio-Sari dari Desa Watotutu diusul oleh Yosef Kia Waton, dan inovasi Pasar Barter di Serikat Pekka Lodan Doe dari Klubagolit diusul oleh Maria Abon Boli, dan inovasi Teras Baca Ile Napo dari Solor diusul oleh Yohanes Dionisius Dani *

Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA