Perlindungan Terhadap Warga Miskin, BPJS Ketenagakerjaan Mohon Dukungan Camat di Manggarai Barat - FloresPos Net

Perlindungan Terhadap Warga Miskin, BPJS Ketenagakerjaan Mohon Dukungan Camat di Manggarai Barat

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 12:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-BPJS Ketenagakerjaan mohon dukungan para camat di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) agar warga miskin setempat peserta BPJS Tenaga Kerja, demi perlindungan/ jaminan sosial ketenagakerjaan.

Atas alasan itu, pihak BPJS Ketenagakerjaan tingkat Mabar, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berkoordinasi dengan para camat di Mabar terkait masyarakat miskin di daerah itu untuk menjadi anggota BPJS Tenaga Kerja Tahun 2025 dan seterusnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mabar, Arif Wahyudi, mengatakan itu kepada Florespos.net, di Kantor Camat Komodo di Labuan Bajo-Mabar baru-baru ini.

Setelah koordinasi, kata dia, selanjutnya lakukan sosialisasi. Koordinasi pertama dengan Pemerintah Kecamatan (Pemcat) Komodo. Setelahnya dengan camat-camat lain di kabupaten ujung barat Flores tersebut.

Warga miskin yang dimaksud di antaranya kaum disabilitas, termasuk petani yang tidak ada beras, tapi punya pangan lain seperti ubi, pisang dan sejenis lain. Namun semuanya melalu beberapa tahapan penilaian pihak-pihak terkait.

Baca Juga :  Lima Bapak Asuh Dapat Penghargaan BPOLBF

Masyarakat miskin yang masuk anggota BPJS Tenaga Kerja, nanti akan mendapat kartu BPJS Ketenagakerjaan. Besar iuran per bulan Rp. 16.800/orang. Ada yang ditanggung sendiri, tetapi ada pula yang oleh pemerintah.

Di Mabar, sejak tahun lalu (2024) ada 1000 warga miskin yang iuran BPJS Tenaga Kerjanya ditanggung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar.

Sumber biaya APBD II Mabar, berlaku sampai Oktober 2025. Dan itu akan diperpanjang tahun berikut, juga atas beberapa tahapan penilaian dari pihak-pihak terkait.

Kemudian, di Mabar juga di 2025 ada warga miskin yang masuk anggota BPJS Tenaga Kerja, iuran dicover/ditanggung oleh Pemerintah Provinsi NTT. Jumlah peserta kurang lebih 4.900 orang.

Kartu BPJS Ketenagakerjaan ada masa berlakunya. Tetapi kalau meninggal sebelum masa perlindungan itu berakhir, pemegang kartu bisa melakukan pengklaiman ke BPJS untuk dapat santunan (uang) penuh.

Baca Juga :  Pengelolaan Pariwisata Tetap Menjaga Ruang Terbuka Publik

“Di Mabar tahun lalu ada satu orang yang meninggal sebelum kartu anggotanya  (BPJS Tenaga Kerja) berakhir. Pihak BPJS bayar penuh santunan yang bersangkutan beberapa waktu lalu,” kata Wahyudi.

Lanjutnya, dalam 1 keluarga miskin, petani misalnya, hanya satu orang yang masuk anggota BPJS Tenaga Kerja, lainnya tidak. Karena dia itu tulang punggung pencari nafkah keluarga tersebut.

“Penting dilakukan sosialisasi terkait ini karena mungkin di desa-desa banyak yang tidak tahu program ini, BPJS Tenaga Kerja,” kata Wahyudi.

Camat Iwan menambahkan, data pasti terkait ini ada di instansi teknis di Lingkup Pemkab Mabar. Tetapi apa pun itu, ini program bagus demi perlindungan jaminan sosial atas hak-hak warga miskin.

“Ini ada dalam pasal 34 UUD 1945 tentang fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara” sambung Wahyudi. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Sekjen Kemensos di Nagekeo: Sekolah Rakyat untuk Kemuliaan Wong Cilik, NTT Masuk 7 Besar Anak Putus Sekolah
Pemda Nagekeo Siapkan Lahan 8,1 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos: Segera Dibangun
Kemensos Salurkan Bantuan Rp308 Juta di Nagekeo, 30 Anak Terima Bantuan ATENSI
Sekjen Kemensos Tatap Muka dan Dialog di Nagekeo: ‘Negara Benar-Benar Hadir’
KSP Kopdit Pintu Air Miliki 60 Kantor Cabang di Seluruh Indonesia
Sejumlah Pelaku Usaha Sudah Berinvestasi di Ngada
UKI Jakarta Dukung Pemda Ngada Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
Tahun 2025, Bulog Ende Serap 61 Ton Beras dari Petani Lokal
Berita ini 231 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 16:12 WITA

Sekjen Kemensos di Nagekeo: Sekolah Rakyat untuk Kemuliaan Wong Cilik, NTT Masuk 7 Besar Anak Putus Sekolah

Jumat, 17 April 2026 - 14:58 WITA

Pemda Nagekeo Siapkan Lahan 8,1 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos: Segera Dibangun

Jumat, 17 April 2026 - 14:35 WITA

Kemensos Salurkan Bantuan Rp308 Juta di Nagekeo, 30 Anak Terima Bantuan ATENSI

Jumat, 17 April 2026 - 14:19 WITA

Sekjen Kemensos Tatap Muka dan Dialog di Nagekeo: ‘Negara Benar-Benar Hadir’

Kamis, 16 April 2026 - 20:16 WITA

KSP Kopdit Pintu Air Miliki 60 Kantor Cabang di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru

Nusa Bunga

KSP Kopdit Pintu Air Miliki 60 Kantor Cabang di Seluruh Indonesia

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:16 WITA