Dishub Manggarai Barat Butuh 25 Orang Jukir - FloresPos Net

Dishub Manggarai Barat Butuh 25 Orang Jukir

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 17:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), butuh 25 orang juru parkir (Jukir). Jukir yang ada baru 12 orang.

Demikian Kepala Dishub Mabar, Adrianus Gunawan kepada Florespos.net, di Labuan Bajo baru-baru ini.

Menurut Kadis Gunawan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar, dalam hal ini Dishub, belum bisa angkat banyak Jukir karena anggaran terbatas. Idealnya 25 orang, tapi karena anggaran terbatas terpaksa hanya angkat 12 orang Jukir.

Gaji/honor Jukir 12 orang itu juga sekarang, ungkap Kadis Gunawan, hanya Rp. 1.600/ bulan/orang, dibawah UMR (Upah Minimum Regional) Provinsi NTT, yaitu Rp. 2 jutaan/orang/ bulan.

Baca Juga :  PAD Manggarai Barat, Kadis Pariwisata: Kami Kumpul dari Rp 20.000

Dibutuhkan banyak Jukir, kata Kadis Gunawan, karena di Mabar banyak tempat-tempat potensial sumber pendapatan asli daerah (PAD), didapat melalu pungutan retribusi perparkiran oleh para Jukir.

Tempat-tempat potensial dimaksud di Labuan Bajo khususnya, antara lain di Pasar Batu Cermin dan parkir di tepi jalan umum.

Lanjut Kadis Gunawan, untuk meminimalisasi “eror” oknum petugas Jukir di lapangan, Saat ini Dishub Mabar menerapkan mesin edisi.

Baca Juga :  TPA Warloka Bakal Penuh Sesak, Masyarakat Labuan Bajo Budayakan Pilah Sampah

“Kalau selama ini petugas Jukir gunakan karcis manual beri kepada pengguna jalan di area parkir kendaraan yang telah ditentukan, belakangan kita ujicoba menggunakan mesin edisi. Hasil cukup baik,” kata Kadis Gunawan.

Inovasi baru tersebut banyak manfaatnya. Di antara lain untuk meminimalisir “eror” petugas Jukir di lapangan. Dengan mesin edisi okum Jukir tidak bisa bohong, karena semua terekam di mesin edisi tersebut. Semua terkontrol alat itu, tutupnya. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Berita ini 795 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA