Tuntut Timbal Balik, Masyarakat Nggorang Desak Pemkab Manggarai Barat Bangun Rumah Adat - FloresPos Net

Tuntut Timbal Balik, Masyarakat Nggorang Desak Pemkab Manggarai Barat Bangun Rumah Adat

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 20:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Masyarakat Desa Nggorang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat segera membangun rumah adat di desa mereka.

Itu sebagai timbal balik atas pemberian ribuan hektare lahan kepada Pemkab Mabar dari Kedaluan Nggorang beberapa waktu silam. Pemerintah Desa (Pemdes) Nggorang pernah meminta Pemkab Mabar untuk bangun rumah adat dimaksud.

Demikian eks Kepala Desa (Kades) Nggorang, Abu Bakar Sidik, pada reses DPRD Mabar di Nggorang baru-baru ini, seperti disampaikan anggota DPRD Mabar, Hasanudin, kepada media ini di Labuan Bajo, Kamis (28/8/2025).

Sebagaimana dikutip Hasan, sapaan Hasanudin, Abu Bakar Sidik, pada reses tersebut mengusulkan supaya Pemkab Mabar segera membangun rumah adat di Desa Nggorang.

Usulan itu bagaikan gayung bersambut, karena diamini Kades Nggorang, Bonifasius Mansur dan seluruh peserta yang hadir dalam pertemuan reses tersebut.

Baca Juga :  Ditengah Keterbatasan Fasilitas, Empat Pelajar di Ende Mampu ke Ajang Renang Internasional

Menurut Abu Bakar Sidik, dikutip Hasan, Kedaluan Nggorang sudah terlalu baik karena telah menghibahkan berhektar-hektar tanah milik Kedalauan Nggorang kepada pemerintah untuk pembangunan kantor di Mabar.

Namun sejauh ini belum ada timbal balik dari Pemkab Mabar. Mereka juga telah beberapa kali mengusulkan kepada pemerintah tentang ini namun tidak ada jawaban.

Padahal, kata Abu Bakar Sidik, dikutip Hasan, rumah adat itu sangat penting dan strategis. Antara lain sebagai pusat pertemuan dan kesatuan masyarakat, tempat musyawarah menyelesaikan berbagai persoalan di kampung, tempat melaksanakan ritual dan upacara adat. Juga menjaga pelestarian nilai-nilai budaya dan warisan nenek moyang, serta simbol identitas dan kebanggaan masyarakat adat Manggarai Barat.

Terang Hasan, reses masa sidang tiga tahun 2025 DPRD Mabar, khusus di Desa Nggorang dilaksanakan Jumat 22 Agustus 2025.

Baca Juga :  Tegal Pukat Cincin, DPRD Manggarai Barat Datangi Nelayan Soknar

Hadir di antaranya jajaran Pemerintahan Desa (Pemdes) Nggorang, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan ratusan masyarakat Desa Nggorang.

Ditegaskan Hasan, bagi dirinya reses itu selain bentuk tanggung jawab moral dan politik sebagai anggota DPRD Mabar dan mewakili kepentingan di daerah pemilihannya, juga sebagai bentuk keberpihakan dia terhadap masyarakat.

Karena menurut dia, pada prinsipnya anggota DPRD itu selalu hadir untuk lebih dekat dengan rakyat, mendengar langsung keluhan dan aspirasi dari masyarakat.

“Nantinya aspirasi tersebut akan saya perjuangkan dan di teruskan kepada pemerintah,” tandas Hasan.

Hasan adalah anggota DPRD Mabar asal Daerah Pemilihan (Dapil) I, meliputi Kecamatan Komodo, Boleng, Mbeliling, dan Sano Nggoang. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru