Dandim Denny Permana Katakan Target Oplah di Kabupaten Sikka Mencapai 1.075 Hektar

- Jurnalis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 09:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam program ketahanan pangan nasional, termasuk melalui Optimalisasi Lahan (Oplah) pada tahun 2025.

Kegiatan optimasi lahan yang dilaksanakan tersebut dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Terkait kegiatan ketahanan pangan, Kodim 1603 Sikka fokus pada tanaman padi,” sebut Dandim 1603 Sikka, Letkol Arm Denny Riesta Permana saat ditemui di kantornya, Selasa (26/8/2025).

Denny memaparkan, untuk Kabupaten Sikka pada tahun 2025 ini sudah mendapatkan target Oplah seluas 1.075 hektar termasuk pencetakan lahan sawah baru yang akan dilaksanakan.

Baca Juga :  Pemkab Sikka Pernah Miliki Perda Minuman Beralkohol Namun Dicabut

Ia melanjutkan, saat ini proses survei, investigasi, dan desain (SID) sedang dilakukan sebelum kegiatan di lapangan dimulai dan Kodim 1603 Sikka bertugas mendampingi dan mengawasi.

“Targetnya sudah bisa berjalan bulan September atau Oktober ini. Kalau SID dan kontrak sudah beres maka Dinas Pertanian Kabupaten Sikka akan menurunkan anggaran kepada kelompok-kelompok tani,” ungkapnya.

Denny menambahkan, program ini tersebar di berbagai wilayah kecamatan seperti di Kecamatan Waigete, Talibura, Magepanda dan lainnya termasuk pencetakan sawah baru.

Baca Juga :  PT Krisrama Polisikan Kasus HGU Nangahale di Polda NTT

Untuk diketahui, program ketahanan pangan meliputi program Oplah yang fokus pada peningkatan produktivitas dan pemanfaatan lahan sawah secara optimal.

Oplah bertujuan untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) sehingga lahan yang ada bisa ditanami lebih sering dalam setahun, serta pemanfaatan lahan tidur untuk produksi pangan.

Oplah adalah upaya untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas lahan pertanian, khususnya sawah, melalui perbaikan infrastruktur dan tata kelola lahan.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Mikael Badeoda Minta Inspektorat Akui Kekeliruan dan Sampaikan Sejujurnya ke Bupati
Kapolres Ende Tinjau Lokasi Jalan Putus di Pantura Flores–Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Sampah Genangi Saluran Air di Kota Maumere–Perlu Penanganan di Tengah Ancaman DBD
Curah Hujan Tinggi, Produksi Cengkih di Manggarai Barat Diprediksikan Menurun
Soal Kecelakaan Laut, Camat Iwan: Selalu Kambing Hitamkan Pemkab Manggarai Barat
Tim SAR Gabungan Intensif Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai Manggarai
Besok, DPRD Ende Undang OPD Terkait Bahas Dugaan Temuan Rp 7 Miliar
Sosok Siswa Tenggelam di Tiwu Pai di Mata Romo Enchik Kasek SMPK Fransikus Ruteng
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:27 WITA

Mikael Badeoda Minta Inspektorat Akui Kekeliruan dan Sampaikan Sejujurnya ke Bupati

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:46 WITA

Kapolres Ende Tinjau Lokasi Jalan Putus di Pantura Flores–Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:48 WITA

Sampah Genangi Saluran Air di Kota Maumere–Perlu Penanganan di Tengah Ancaman DBD

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:33 WITA

Curah Hujan Tinggi, Produksi Cengkih di Manggarai Barat Diprediksikan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:13 WITA

Tim SAR Gabungan Intensif Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai Manggarai

Berita Terbaru