BORONG, FLORESPOS.net-Mengisi momentum HUT Ke-80 RI, SMA Negeri 8 Poco Ranaka, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur melaksanakan aneka kegiatan.
Aneka lomba dan kegiatan sosial kemasyarakatan yang dilakukan SMAN 8 Poco Ranaka yakni, perlombaan siswa antar kelas, Bakti sosial di Kampung Maro, Pentas Seni, dan Upacara Bendera.
Demikian disampaikan Kepala SMAN 8 Poco Ranakan, Hendrikus Jemi yang dihubungi pertelepon, Kamis (14/8/2025).
Kasek Hendrik Jemi mengatakan, tujuan diadakannya berbagai kegiatan pada momen HUT Kemerdekaan RI ke-80 adalah untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan siswa atau peserta didik di SMAN 8 Poco Ranaka.
Tujuan lain dari kegiatan ini adalah, menumbuhkan wawasan kebangsaan dan juga menanamkan semangat atau nilai patriotisme, gotong royong dan cinta tanah air dalam diri generasi muda di SMAN 8 Poco Ranaka.
Menurut Kasek Hendrik Jemi perlombaan antar kelas yang dilaksanakan di sekolah yakni, debat, tulis dan baca puisi, pidato, teater monolog, story telling, dan tari berpasangan.
Perlombaan antarkelas dilaksanakan selama dua hari (14-15 Agustus 2025). Kata Hendrik Jemi, setalah pelaksanaan lomba, peserta didik dan para guru akan mengadakan bakti sosial di Kampung Maro, salah satu anak kampung di Dusun Pandang, Desa Pocolia, Kecamatan Lamba Leda Selatan.
Di kampung tua dan bersejarah ini civitas SMAN 8 Poco Ranaka akan mengadakan bakti sosial pada tanggal 16 Agustus 2025. Usai bakti sosial, siswa unjuk kebolehan dalam panggung pentas seni pada malam Sabtu (16/8/2025).
Dikatakannya, dalam aneka kegiatan ini, SMAN 8 Poco Ranaka melibatkan 28 guru dan pegawai, 160 peserta didik. Sementara warga yang akan terlibat aktif sebanyak 120 orang berasal dari 3 anak kampung yakni, Maro, Nderu, dan Kampung Jong.
“Pada hari puncak perayaan HUT RI ke-80 (17 Agustus 2025), kegiatan utama yaitu upacara bendera dan dilanjutkan pertunjukan atraksi siswa dan masyarakat Maro dengan melibatkan warga desa tetangga yakni dari Kampung Jong dan Kampung Nderu”.
“Tentu dengan aneka suguhan peserta didik SMAN 8 Poco Ranaka, semua warga dapat memaknai dan merefleksikan Kemerdekaan RI yang ke-80 dengan perspektifnya masing-masing. Setelah perlombaan di sekolah selama 2 hari, dilanjutkan kegiatan di Kampung Maro. Selama di Maro, siswa, guru dan pegawai akan menginap di rumah warga setempat, masing-masing 2 orang. Akan ada kegiatan unik berupa pentas seni budaya lokal berupa dere nenggo (nyanyian khas Manggarai) dengan syair HUT Kemerdekaan,” kata Kasek Hendrik Jemi. *
Penulis : Anton Harus
Editor : Wento Eliando










