Kebutuhan BBM Bersubsidi Nelayan Manggarai Barat Tergantung Kekuatan Mesin Kapal - FloresPos Net

Kebutuhan BBM Bersubsidi Nelayan Manggarai Barat Tergantung Kekuatan Mesin Kapal

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 18:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Kebutuhan BBM (Bahan Bakar Minyak) bersubsidi bagi nelayan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) tergantung pada kapasitas mesin kapal (armada tangkap) yang dimiliki nelayan.

Demikian Sarifudin Malik, Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap pada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Mabar, Provinsi Nusa Tenggara Timur, kepada Florespos.net, belum lama ini di Labuan Bajo.

Namun, demikian Malik, tentang hitungan dan harga BBM bersubsidi, itu ada pada PT. Migas/Pertamina yang punya BBM. Hitungan mereka berdasarkan kapasitas mesin armada tangkap (kapal) milik para nelayan Mabar.

DKPP Mabar selaku instansi teknis pemerintah di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, hanya mengeluarkan rekomendasi kebutuhan BBM bagi nelayan Mabar, dan itu berdasarkan kapasitas/ kekuatan mesin  kapal/ armada tangkap dari nelayan setempat Mabar.

Baca Juga :  Longsor di Ruas Jalan Ende-Maukaro, Djolan Rinda Desak Pemkab Segera Atasi

“Mesinnya berapa PK, maka Kebutuhan BBM-nya sekian,” ujar Malik yang eks Lurah Labuan Bajo Kecamatan Komodo-Mabar itu.

Diungkapkan, DKPP Mabar instansi teknis dibawah Kementerian Kelautan dan Perikanan hanya memprediksikan pencarian nelayan dalam sebulan 21  hari, walau BBM-nya tetap jata sebulan penuh. Dihitung 21 hari kerja/aktivitas karena sekitar 9 hari lainnya jedah, entah untuk doking, istirahat atau aktivitas lainnya.

Baca Juga :  PMKRI Ende Gelar Aksi Damai, Suarakan Keadilan di Depan Mapolres Nagekeo

Contoh, kata  Malik, perahu berdaya mesin 28 PK tetapi memiliki 2 mesin. Maka yang 2 mesin, 28 PK kapasitasnya, kenanya 1.094 liter solar. Tetapi kalau 1 mesin, maka kenanya 547 liter solar/bulan, karena bagi dua, yaitu 1.094 bagi 2= 547 liter solar. Pengoperasian  selama 21 hari.

“Semakin banyak gunakan mesin, makin banyak pula mendapatkan solarnya. Harga BBM subsidi sekarang tidak tahu, itu urusan Pertamina,” tutur Malik.

Dilansir media ini sebelumnya, semua alat tangkap di Mabar  ramah lingkungan, kata Malik. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pelantikan DPC Partai NasDem se-Flores Timur, Edi Endi: Kibarkan Pataka dan Wujudkan Restorasi Indonesia
Satu Rumah di Nagekeo Ludes Terbakar, Satu Korban Meninggal
Stikes Nusantara Kupang Buka SPMB TA 2026/2027, Almendho: Kami Satu-satunya Prodi S1 Gizi Terakreditasi
Kepala BPN Nagekeo Pastikan Lahan Clear, Sekolah Rakyat di Kelurahan Lape Siap Dibangun
Pemerintah Kembali Salurkan Bantuan Pangan untuk 49.223 KK di Ende
Kades Tilang Sukses Kembangkan Hortikultura dan Bina Masyarakat Bertani
Kemensos Akan Bangun Jembatan Gantung di Makipaket Mbay 2
Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Tilang One Farm Sukses Bina Anak Muda Bertani Hortikultura
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:16 WITA

Pelantikan DPC Partai NasDem se-Flores Timur, Edi Endi: Kibarkan Pataka dan Wujudkan Restorasi Indonesia

Minggu, 19 April 2026 - 10:31 WITA

Satu Rumah di Nagekeo Ludes Terbakar, Satu Korban Meninggal

Sabtu, 18 April 2026 - 19:04 WITA

Stikes Nusantara Kupang Buka SPMB TA 2026/2027, Almendho: Kami Satu-satunya Prodi S1 Gizi Terakreditasi

Sabtu, 18 April 2026 - 18:55 WITA

Kepala BPN Nagekeo Pastikan Lahan Clear, Sekolah Rakyat di Kelurahan Lape Siap Dibangun

Sabtu, 18 April 2026 - 12:18 WITA

Kades Tilang Sukses Kembangkan Hortikultura dan Bina Masyarakat Bertani

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Satu Rumah di Nagekeo Ludes Terbakar, Satu Korban Meninggal

Minggu, 19 Apr 2026 - 10:31 WITA