MBAY, FLORESPOS.net-PMKRI Cabang Ende menggelar aksi damai menyuarakan keadilan di depan Mapolres Nagekeo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/11/2025).
Para aktivis mahasiswa ini melangkah ke Polres Nagekeo dengan harapan sederhana menyampaikan aspirasi mereka. Aksi itu dikawal ketat aparat Kepolisian Resor (Polres) Nagekeo dan TNI.
Saat tiba di gerbang utama, sebagian aktivis dilarang masuk ke dalam halaman Mapolres. Mereka hanya diizinkan berorasi di jalan masuk, tepat di depan pintu gerbang.
Mereka juga tidak diberikan ruangan untuk audiensi dengan petinggi Polres Nagekeo. Mereka hanya menyampaikan aspirasi di depan pintu gerbang Mapolres Nagekeo. Setelah itu beranjak di Kantor DPRD Nagekeo.
Dalam orasi di Mapolres Nagekeo, para aktivis ini tidak menahan nada kritis. Mereka menuding oknum polisi diduga kuat menjadi bekingan beberapa kasus yang terjadi di Kabupaten Nagekeo. Bahkan mereka juga menyebut ada praktik “mafia” dalam penanganan beberapa perkara lokal.
“Kami datang bukan untuk anarkis, tapi untuk menuntut transparansi dan keadilan,” ujar salah satu orator, Yohanes Natanael Bolong.
Pantauan Florespos.net, hingga berita ini dikirim ke redaksi pada pukul 13.00 WITA, aksi PMKRI Ende masih berlangsung di Kantor DPRD Nagekeo. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando










