MBAY, FLORESPOS.net-Salah satu anggota Batalyon TP 834/WM Nagekeo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Prada Lucky Chepril Saputra Namo meninggal dunia di Rumah Sakit Daerah (RSD) Aeramo.
Prada Lucky Chepril Saputra Namo yang merupakan anak seorang Anggota TNI yang bertugas di Kodim 1627 Rote Ndao asal Kupang itu meninggal pada Rabu (6/8/2025) setelah dirawat lima hari di rumah sakit tersebut.
Disaksikan media ini di ruang Kamar Jenazah RSD Aeramo, Rabu siang, ibu Prada Lucky, Sefriana Pauwina menangis histeris meratapi jenazah anaknya karena menemukan banyak luka baik pada badan maupun kaki.
“Kenapa begini sayang. Sayang bangun sudah kita pulang Kupang. Tuhan tolong anak saya. Kenapa anak saya meninggal dengan caranya seperti ini,,” teriak histeris mama almarhum Prada Lucky di ruang jenazah RSD Aeramo.
Ayah almarhum, Christian Namo saat ditemui Florespos.net, di RSUD Aeramo mengatakan, banyak luka pada tubuh anaknya. Dia meminta agar kematian anaknya diusut secara hukum.
Berdasarkan kronologi yang diperoleh Florespos.net, Prada Lucky masuk RSD Aeramo, Sabtu, 2 Agustus 2025. Pada Selasa, 5 Agustus 2025, pukul 04.47 WITA, Prada Lucky dalam kondisi setengah sadar setelah diberi obat penenang karena terpasang selang ventilator.
Pada Rabu pagi, Prada Lucky mengalami henti jantung dan dilakukan tindakan RJP (pijat jantung) oleh dokter anestesi beserta tim ICU. Setelah tindakan RJP, kondisi pasien sempat membaik, namun kemudian mengalami henti jantung kembali dan dilakukan tindakan RJP.
Setelah 45 menit melakukan RJP, Prada Lucky dinyatakan meninggal dunia oleh dokter anestesi pada pukul 11.23 WITA.
Hingga berita ini diturunkan, Florespos.net, belum mendapatkan penjelasan baik dari pihak RSD Aeramo maupun atasan Batalyon TP 834/WM Nagekeo. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando









