Anggota Batalyon TP 834 Nagekeo Meninggal, Keluarga Temukan Luka-Luka di Tubuh - FloresPos Net

Anggota Batalyon TP 834 Nagekeo Meninggal, Keluarga Temukan Luka-Luka di Tubuh

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 20:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Salah satu anggota Batalyon TP 834/WM Nagekeo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Prada Lucky Chepril Saputra Namo meninggal dunia di Rumah Sakit Daerah (RSD) Aeramo.

Prada Lucky Chepril Saputra Namo yang merupakan anak seorang Anggota TNI yang bertugas di Kodim 1627 Rote Ndao asal Kupang itu meninggal pada Rabu (6/8/2025) setelah dirawat lima hari di rumah sakit tersebut.

Disaksikan media ini di ruang Kamar Jenazah RSD Aeramo, Rabu siang, ibu Prada Lucky, Sefriana Pauwina menangis histeris meratapi jenazah anaknya karena menemukan banyak luka baik pada badan maupun kaki.

Baca Juga :  Pemilu 2024 di Nagekeo Berpotensi Lakukan PSU, Ketua KPUD: pada Lima TPS

“Kenapa begini sayang. Sayang bangun sudah kita pulang Kupang. Tuhan tolong anak saya. Kenapa anak saya meninggal dengan caranya seperti ini,,” teriak histeris mama almarhum Prada Lucky di ruang jenazah RSD Aeramo.

Ayah almarhum, Christian Namo saat ditemui Florespos.net, di RSUD Aeramo mengatakan, banyak luka pada tubuh anaknya. Dia meminta agar kematian anaknya diusut secara hukum.

Berdasarkan kronologi yang diperoleh Florespos.net, Prada Lucky masuk RSD Aeramo, Sabtu, 2 Agustus 2025. Pada Selasa, 5 Agustus 2025, pukul 04.47 WITA, Prada Lucky dalam kondisi setengah sadar setelah diberi obat penenang karena terpasang selang ventilator.

Baca Juga :  OMK Paroki Katedral Larantuka Doa Bersama Dukung Herman Fernandez Jadi Pahlawan Nasional

Pada Rabu pagi, Prada Lucky mengalami henti jantung dan dilakukan tindakan RJP (pijat jantung) oleh dokter anestesi beserta tim ICU. Setelah tindakan RJP, kondisi pasien sempat membaik, namun kemudian mengalami henti jantung kembali dan dilakukan tindakan RJP.

Setelah 45 menit melakukan RJP, Prada Lucky dinyatakan meninggal dunia oleh dokter anestesi pada pukul 11.23 WITA.

Hingga berita ini diturunkan, Florespos.net, belum mendapatkan penjelasan baik dari pihak RSD Aeramo maupun atasan Batalyon TP 834/WM Nagekeo. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap
Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya
IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Berita ini 10,820 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:09 WITA

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WITA

Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WITA

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA