LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pedagang di Pasar Batu Cermin Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT mengeluh omset turun tajam karena sepi pembeli.
Konsumen jarang belanja di pasar rakyat tersebut diduga karena hujan berkepanjangan melanda wilayah itu hari-hari belakangan.
“Parah om. Pemasukan kita turun sekali. Pengunjung sepi. Habis hujan sepanjang hari,” kata Nur, pedagang ikan di Pasar Rakyat Batu Cermin, Selasa (10/3/2026) siang.
Kepada media ini Nur mengungkapkan, sekitar dua hari terakhir cuaca setempat sangat buruk, hujan terus siang-malam. Dampaknya, pembeli jarang belanja di pasar tersebut, Batu Cermin. Akibatnya omset pedagang menurun tajam, lebih-lebih dia pribadi.
Nur berharap cuaca setempat segera normal, tak lagi hujan berpanjangan seperti hari-hari terakhir. Sehingga transaksi dagang di pasar tersebut kembali lancar sebagaimana sebelumnya, katanya.
Rike, Sisi dan Lun juga senada. Ketiganya berjualan di Pasar Batu Cermin. Rike pedagang dedak, sedangkan Sisi dan Lun adalah juragan sayur.
Dikeluhkan, penghasilan mereka bertiga turun drastis 2 hari terakhir karena pembeli jauh berkurang datang belanja di pasar tersebut, Pasar Batu Cermin. Sepertinya hal itu pengaruh hujan terus menerus sekitar dua hari terakhir di daerah itu.
Niko, ojek yang berpangkalan di kompleks Pasar Rakyat Batu Cermin, juga bernada serupa. Penghasilannya sekitar 2 hari belakangan seret luar biasa.
Pengguna jasanya sangat kurang gegara hujan hampir tak kunjung putus di kota super premium tersebut.
Niko, Rike, Lun, dan sisi, juga berharap cuaca di ibu kota Mabar Labuan Bajo segera cerah. Intensitas hujan turun, aktivitas masyarakat setempat kembali normal.*
Penulis : Andre Durung
Editor : Wentho Eliando










