BORONG, FLORESPOS.net – Pemerintah desa harus inovatif dan memanfaatkan semua potensi yang ada, nilai-nilai tradisional, sosial dan budaya serta sifat gotong royong. Jangan sampai pelaksanaan pembangunan desa kehilangan kemampuan kerja sama dan melek teknologi.
Demikian Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas saat kegiatan peningkatan aparatur desa yang dilaksanakan selama dua hari di hotel Maryos (14-15/8/2023).
Di era keterbukaan informasi kata Bupati Agas, kepala desa tidak boleh ketinggalan informasi terkait teknologi dan harus responsif terhadap segala tuntutan dan kebutuhan masyarakat. Aparat desa mengubah pola pendekatan membangun desa menjadi desa membangun. Sehingga desa yang sering dipersepsikan sebagai entitas yang lemah ke depan harus dapat menjadi kekuatan pembangunan negara.
Bupati Agas juga menekankan untuk selalu berkonsultasi dengan camat jika ada persoalan terdapat di desa yang memerlukan petunjuk lebih lanjut. Terobosan untuk mewujudkan desa yang humanis dalam pelayanan, profesional dalam tugas dan inovasi dalam peningkatan mutu pelayanan dan pengembangan potensi desa.
“Saya juga berharap bahwa anda sekalian akan semakin memahami sinergitas pemerintah kabupaten, pemerintah desa, BPD dan lembaga kemasyarakatan di desa dalam penyelenggaraan pemerintahan desa,” kata Bupati Agas.*
Penulis: Albert Harianto/Editor: Anton Harus










