Menko Pangan Tegaskan Jangan Latih Rakyat Jadi Dhuafa - FloresPos Net

Menko Pangan Tegaskan Jangan Latih Rakyat Jadi Dhuafa

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 19:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Indonesia merupakan negara kaya karena memiliki banyak sumber daya alam yang bisa dikelola untuk kemajuan bangsa dan membuat masyarakatnya hidup sejahtera.

Selama 27 tahun umur reformasi di negeri ini namun negara Indonesia belum mengalami kemajuan yang pesat dan masih menghadapi berbagai macam tantangan yang muncul.

“Kalau negara maju politiknya untuk kemajuan bangsa tapi di Indonesia politiknya untuk survival.Apalagi politiknya electoral,” sebut Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Jumat (1/7/2025).

Zulhas sapaan akrabnya mengaku prihatin melihat kondisi masyarakat saat ini yang dididik untuk bermental peminta-minta, mengharapkan bantuan dan tidak seperti dahulu dimana meski miskin namun rakyat bisa memberi.

Dia mencontohkan saat jaman perjuangan kemerdekaan dan setelah Merdeka dimana rakyat berjuang, memiliki nilai juang tinggi dan memiliki semangat gotong royong yang tinggi.

Baca Juga :  JPIC Keuskupan Ruteng Merespons Tahun Pastoral Ekaristi Transformatif Dengan Gerakkan Ekaristi Ekologis

“Di pusat uang ribuan triliun tapi berputar-putar di pengusaha bukan ke masyarakat.Di Cina perusahaan besar bersaing ke luar negaranya tapi di Indonesia pengusaha minta konsesi,” ucapnya.

Zulhas menegaskan, ini yang ingin diperbaiki Presiden Prabowo dimana presiden ingin agar uang yang banyak bisa mengalir ke masyarakat dan ekonomi di desa bergeliat.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan,kalau mau maju maka rakyatnya harus kreatif, produktif dan pekerja keras. Kemiskinan sekarang ini banyak ada di desa.

“Kita melatih rakyat kita jangan jadi dhuafa, lemah atau tidak berdaya sebab rakyat kita adalah pejuang, pekerja keras. Makanya yang diperlukan adalah pemberdayaan dan keberpihakan,” tegasnya.

Untuk NTT papar Zulhas, pemerintah ingin agar provinsi ini menjadi pusat garam dan pemerintah akan membangun industri garam dan menghasilkan kualitas garam yang bagus.

Baca Juga :  Kapolres Sikka Moh. Mukhson: Jurnalisme Warga Tantangan Pers dan Polri

Dalam kunjungan ke Maumere, Menko Pangan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Gedung Djazman Alkindi Kampus Universitas Muhammadiyah Maumere (Unimof).

Zulhas juga menjadi keynote speaker Seminar Nasional di aula kampus Universitas Muhammadiyah Maumere bertema “Pengelolaan Lahan Kering dan Peran Perguruan Tinggi dalam Mendukung Ketahanan Pangan di NTT”.

Saat di Maumere dirinya menyumbang dana Rp200 juta untuk pembangunan gedung di Kampus Unimof serta memberikan dana Rp5 juta bagi para penari dan pemain musik kampung yang tampil dalam kegiatan kunjungan kerja ini.

Dirinya pun hanya sekitar 3,5 jam berada di Maumere dan terbang ke Kupang bersama rombongan dengan menggunakan pesawat khusus karena memiliki agenda kerja di ibukota Provinsi NTT. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling
Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh
Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar
Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang
WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal
Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang
WALHI NTT Sebutkan, Komodo Diperdagangkan, Manggarai Timur Jadi Ladang Perburuan Satwa Dilindungi
Wisata Literasi, SDIT Rabbani Akan Kunjungi Kantor Bupati, Toko Buku Gramedia dan Perpustakaan Daerah
Berita ini 331 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:43 WITA

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WITA

Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh

Selasa, 21 April 2026 - 07:18 WITA

Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 21 April 2026 - 06:50 WITA

WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal

Selasa, 21 April 2026 - 06:46 WITA

Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang

Berita Terbaru

Aloysius Wisu Parera

Opini

Perempuan Manggarai: Memulihkan Mahkota yang Retak

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WITA

Opini

Ketika “Kartini” Menjadi Simbol yang Berebut Makna

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:07 WITA