Jambore KB, 30 Keluarga Beresiko Stunting Dapat Kado PeNting Dinas P2KB Manggarai Barat - FloresPos Net

Jambore KB, 30 Keluarga Beresiko Stunting Dapat Kado PeNting Dinas P2KB Manggarai Barat

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Sebanyak 30 keluarga beresiko stunting di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mendapat bantuan sembako Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Mabar.

Penyerahan bantuan berlabel PeNting (peduli stunting) itu dilaksanakan pada jambore penyuluh KB 2025 tingkat Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), 24-25 Juli 2025.

Dari 30 paket PeNting itu masing-masing untuk 15 keluarga di Kelurahan Tangge Kecamatan Lembor, dan 15 keluarga lainnya di Desa Watu Tiri Kecamatan Lembor Selatan. Bantuan antara lain berupa susu, minyak goreng, beras dan telur.

“Anggarannya terbatas. Ini juga hasil kumpul-kumpul dari pegawai di dinas kami dan para penyuluh KB se Mabar,” ungkap Kepala Dinas P2KB, Rafael Guntur kepada media ini di Labuan Bajo,  Rabu (30/7/2025).

Baca Juga :  Kelompok Dampingan Balai Besar KSDA NTT di Longos Siap Produksikan Abon Ikan Cara dan Salome Ikan

“Ini adalah wujud kepedulian kita untuk saudara-saudara kita yang beresiko stanting. Beresiko stunting belum tentu stunting,” sambungnya lagi.

Dilanjutkan, jambore penyuluh KB 2025 adalah yang pertama di Mabar. Meski keterbatasan anggaran, Dinas P2KB dan para penyuluh KB se Mabar tetap menyelenggarakannya. Dan event ini pun sukses karena  kebersamaan. Itu kuncinya.

“Selama dua hari kegiatan di Lembor dan Lembor Selatan kami makan dan tidur di rumah-rumah warga, rumah penyuluh KB di sana,” kata Kadis Guntur.

Lanjutnya, pada kegiatan jambore penyuluh KB tersebut, banyak kegiatan yang dilaksanakan. Di antara lain diawali pawai, lalu ada lomba pidato dan penyerahan bantuan bagi 30 keluarga beresiko stunting di sana yang dikemas dalam paket PeNting.

Baca Juga :  Tiga Siswi SMPK Frater Maumere Wakili NTT di Olimpiade Sains  Tingkat Nasional

“Kita tidak ada anggaran khusus buat kegiatan ini. Kita kumpul uang sendiri. Tapi kita bangun dulu kebersamaan dan persaudaraan sesama kita, dinas dan para penyuluh KB. Setelah itu kuat, baru kita bikin (jambore penyuluh KB),” komentar Kadis Guntur.

Ditambahkan, terkait kegiatan di atas, sehubungan dengan peta jalan kependudukan dan pembangunan KB Kabupaten Manggarai Barat dengan rencana aksinya mencakupi 30 indikator, dan itu termuat dalam RPJMD, RENSTRA dan Renja Kabupaten Mabar.

Masih sehubungan dengan  hajatan di atas, juga ada kegiatan desiminasi grand desain di Labuan Bajo, dibuka Wakil Bupati Mabar Yulianus Weng, dihadiri tingkat OPD Mabar pun delegasi instansi terkait tingkat Provinsi NTT, tutup Kadis Guntur. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik
Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi
DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga
Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:46 WITA

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik

Jumat, 6 November 2026 - 17:35 WITA

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi

Jumat, 6 November 2026 - 14:32 WITA

DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Berita Terbaru