BORONG, FLORESPOS.net-Bupati Manggarai Timur Agas Andras secara resmi membuka kegiatan Festival Lembah Sanpio (FLS) tahun 2025 di Lapangan Sepak Bola Seminar Pius XII Kisol, Minggu, (27/7/2025).
Launching FLS 2025 dilaksanakan bersama oleh Bupati Manggarai Timur, Uskup Ruteng yang diwakili oleh Vikjen Keuskupan Ruteng. Hadir juga Kapolres Manggarai Timur, pimpinan OPD, utusan dari paroki, para pelajar dan lainnya.
Kegiatan FLS dan ditandai dengan sirene dan penyalaan obor. Aneka atraksi juga disuguhkan oleh siswa Seminari Pius Kisol dan siswa siswi dari sekolah-sekolah yang ada di sekitar Kisol, menambah kemeriahan acara.
Dalam sambutannya Bupati Agas Andreaa mengatakan FLS tahun 2025 dan pembukaan perayaan Dies Natalis Seminari Pius XII Kisol ke-70 merupakan salah satu upaya bersama Gereja Keuskupan Ruteng dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur serta lembaga pendidikan Seminari Pius XII Kisol dalam mendukung pengembangan pariwisata religi di Pulau Flores.
“Festival Lembah Sanpio telah memasuki tahun kedua pelaksanaan. Selain bertujuan memperkaya pengalaman spiritual para pengunjung, kegiatan ini juga diharapkan akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM.”
“Kita juga berharap Festival Lembah Sanpio ini semakin menegaskan Kabupaten Manggarai Timur sebagai salah satu destinasi wisata religi di Pulau Flores,” kata Bupati Agas Andreas.
Bupati Agas Andreas juga mengapresiasi semangat Gereja Katolik Keuskupan Ruteng sebagai bagian dari pentahelix pembangunan pariwisata yang ingin mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Manggarai Timur.
“Sinergi positif yang dibangun antara gereja dan Pemerintah Daerah diharapkan mampu mengangkat kepariwisataan Manggarai Timur bersaing dengan destinasi wisata lain nya di Pulau Flores,” tegas Bupati Agas.
Pada kesempatan ini Bupati Agas Andreas juga menyerahkan bantuan hibah keagamaan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur untuk Keuskupan Ruteng dalam rangka pelaksanaan Festival Lembah Sanpio 2025 sebesar Rp250.000.000. *
Penulis : Albert Harianto
Editor : Wentho Eliando










