Anggota fraksi PDIP ini mengatakan, mengatasi sepinya pasar maka harus ada indikator-indikator terkait hal tersebut dan indikator tersebut dijadikan sebuah rencana,program dan kegiatan untuk memulihkan situasi ini.
Menurutnya itu harus direncanakan oleh pemerintah secara teknis lalu dibawa ke DPRD untuk dibahas dan disetujui.
Ia mengaku miris sebab pemerintah sendiri menganggap tidak masalah atau persoalan di pasar tradisional termasuk di Pasar Alok.
“Saat rapat pembahasan KUAPPS tahun 2026 pun saat ditanyai oleh DPRD Sikka tidak ada penjelasan pemerintah terkait sepinya pasar.Tidak ada penjelasan pemerintah saat ditanyai yang membuat legislatif cemas,” pungkasnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










