Ketua DPRD Sikka Bicara Terkait Sepinya Pasar Alok Maumere, Apa Solusinya? - FloresPos Net - Page 2

Ketua DPRD Sikka Bicara Terkait Sepinya Pasar Alok Maumere, Apa Solusinya?

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 20:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lanjutnya, faktor lainnya yakni banyak pembeli di pasar berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) sebab mereka tidak memiliki kebun.

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi,tingkat inflasi dan kemajuan di berbagai macam sektor,mestinya pendapatan ASN harus lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.

“Tapi hari ini kalau kita ukur dari pendapatan ASN kita dengan biaya yang dikeluarkan dalam sebulan, tidak cukup.Untuk itulah pemerintah mengambil kebijakan dengan memberikan tambahan penghasilan lewat Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP),” ungkapnya.

Namun di Sikka ungkap Stef, TPP ASN saja meski pemerintah komitmen pembayarannya setiap bulan tapi dalam kenyataan baru dibayar hanya sampai bulan Maret 2025 saja dan itu berpengaruh terhadap daya beli ASN.

Baca Juga :  Pengelolaan Makanan Berkontribusi Hingga 57 Persen untuk Pemanasan Global

Menjual ke Pemukiman
Ketua DPRD Sikka menambahkan, sepinya pasar juga dipengaruhi oleh banyaknya kendaraan yang menjual sembako,sayuran dan ikan hingga ke pemukiman warga bahkan pembeli hanya menunggu di depan rumah sudah bisa berbelanja.

“Meski belum dikaji secara ilmiah namun asumsi saya ini berpengaruh terhadap animo orang untuk berbelanja ke pasar,” tuturnya.

Stef menerangkan, setelah ia mengecek ternyata kendaraan-kendaran tersebut juga dimiliki oleh para pedagang di pasar-pasar tradisional dan ini bisa menjadi alasan kenapa masyarakat tidak berbelanja ke pasar.

Baca Juga :  Mediasi Pelapor dan Tersangka Oleh Polda NTT di Polres Sikka Terkait Perkara Pidana, Bukan Konflik Agraria

Menurutnya, alasan pertama karena pasar sepi sehingga pedagang menjual hingga ke perumahan warga dan kedua akibat mereka menjual ke rumah-rumah sehingga pasar menjadi sepi.

“Kenapa pembeli ikan lari ke pasar Wuring?. Bisa saja karena persediaan ikan yang dijual oleh mobil-mobil yang datang ke perumahan terbatas ataukah ikan yang dijual pedagang di Pasar Wuring lebih murah dan lebih segar,” ucapnya.

Stef menjelaskan, waktu Robi Idong menjabat Bupati Sikka sudah direncanakan Pasar Alok menjadi pasar induk sehingga pedagang eceran berbelanja di Pasar Alok dan menjualnya di pasar-pasar kecil ataukah di perumahan warga.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik
Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi
DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga
Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Berita ini 399 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:46 WITA

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik

Jumat, 6 November 2026 - 17:35 WITA

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi

Jumat, 6 November 2026 - 14:32 WITA

DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Berita Terbaru